Anak Usaha Delta Dunia Raih Kontrak Baru Tambang Batubara di Australia | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Delta Dunia Makmur Tbk melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) meraih kontrak baru pertambangan batubara di Australia.

Kontrak baru ini didapatkan melalui perusahaan milik BUMA Australia Pty Ltd dengan pekerjaan pertambangan untuk Bowen Coking Coal (BCC), perusahaan tambang batubara yang terdaftar di Bursa Efek Australia (ASX), untuk proyek batu bara kokas semi keras Broadmeadow East.

Kontrak baru tersebut senilai 320 juta dolar Australia untuk jangka waktu tiga tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Baca juga: Jokowi Jajakan Berbagai Potensi RI ke Pebisnis AS, Sebut Indonesia Kaya Tambang Mineral

Proyek ini terletak 25 km timur laut dari kota Moranbah, di dalam Central Bowen Basin di Queensland. BUMA Australia sendiri telah beroperasi di sekitar kawasan tersebut selama 14 tahun, di proyek Goonyella milik BHP Billiton dan Mitsubishi Alliance (BMA).

Presiden Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk Ronald Sutardja mengatakan, tambang ini akan memproduksi 4,8Mtpa batu bara ROM selama empat tahun.

Dia menjelaskan kinerja dan rekam jejak BUMA Australia telah memperkuat hubungan dengan klien BUMA yang sudah ada.

Baca juga: Warga Terdampak Tambang Andesit di Desa Wadas Terima Uang Ganti Untung, Total Hingga Rp335 Miliar

“Kekuatan bisnis Perseroan memungkinkan kami untuk terus mencari kontrak-kontrak baru. Kami berterima kasih kepada seluruh tim BUMA Australia karena berhasil mengamankan kontrak kedua dalam lima bulan terakhirsejak akuisisi kami atas Downer Mining East pada Desember tahun lalu,” ujarnya, Sabtu (15/5/2022).

Dia menambahkan, kontrak baru ini makin menyokong kehadiran BUMA Australia di Bowen Basin, dengan rekam jejak operasional selama lebih dari 10 tahun di tambang batu bara kokas Blackwater BMA, dan 14 tahun di tambang batu bara kokas Goonyella BMA.

Pada 22 Februari 2022 lalu, BUMA Australia meraih perpanjangan kontrak baru senilai AUD550 juta selama 5 tahun di tambang Blackwater milik BMA.

Menurut Ronald, kontrak baru ini menegaskan strategi Delta Dunia Makmur untuk tetap berkomitmen menyediakan layanan pertambangan dari hulu ke hilir dan terus memperkuat lini bisnis di Indonesia dan Australia.

Dia menegaskan tahun 2021 mencerminkan tahun transformasi bagi Delta Dunia Makmur dan menjadi pondasi yang kuat bagi pertumbuhan bisnis perseroan yang berkelanjutan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.