Apa Itu Hari Raya Galungan? Berikut Sejarah dan Makna Perayaannya | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Simak sejarah hingga makna peringatan Hari Raya Galungan.

Tepat pada hari ini, Rabu (8/6/2022), umat Hindu merayakan Hari Galungan.

Hari Galungan adalah hari besar keagamaan umat Hindu.

Dikutip dari dentim.denpasarkota.go.id, Galungan merupakan Hari Raya Suci Agama Hindu yang jatuh setiap 6 bulan sekali atau berdasarkan pawukon Buda Kliwon Dungulan.

Hari Raya Galungan merupakan hari di mana kemenangan Dharma melawan Adharma.

Para Umat Hindu juga biasanya memasang Penjor sehari sebelum Galungan atau tepatnya pada Penampahan Galungan.

Baca juga: Rahajeng Galungan! Ini 30 Link Twibbon Hari Raya Galungan dan Cara Share ke Media Sosial

Penjor adalah simbol dari Naga Basukih, di mana Basukih berarti kemakmuran atau kesejahteraan.

Memasang Penjor pada Hari Raya Galungan yang berarti sebagai wujud rasa Bakti dan rasa terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala kemakmuran dan kesejahteraan yang telah diberikan-Nya.

Setelah Hari Raya Galungan, umat Hindu juga merayakan Hari Raya Kuningan 10 hari setelah Galungan, tepatnya pada hari Saniscara Kliwon Kuningan.

Di Hari Raya Kuningan ini, kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan harus bisa berintropeksi dan berjanji untuk menjadikan diri kita lebih baik dan juga bisa mengalahkan sifat Adharma yang ada pada diri kita, Svaha.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.