Awalnya Ditemukan Tewas Tergantung, Penjual Martabak di Pinrang Ternyata Dibunuh, Polisi Buru Pelaku | 31left

Laporan Wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani

TRIBUNNEWS.COM, PINRANG – Misteri kematian Tomi (21), seorang pedagang martabak kini terungkap. Tomi tewas karena dibunuh.

Sebelumnya, Tomi ditemukan tewas tergantung dengan tangan terikat di sebuah rumah empang, Kampung Cikkuale, Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Jumat (6/5/2022) sore.

Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis mengatakan status perkara telah dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, olah TKP dan gelar perkara serta hasil visum, kami menyimpulkan ini perbuatan pidana. Kuat dugaan ada indikasi lain yakni Tomi tewas dibunuh,” kata Muhalis saat ditemui, Minggu (8/5/2022) malam.

Namun polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

“Sekarang ini, kita masih mencari bukti untuk menentukan siapa pelakunya dan apa motifnya. Kita masih mencari saksi yang melihat langsung kejadian tersebut,” jelasnya.

Muhalis menuturkan, sejauh ini sudah ada enam saksi yang diperiksa.

Baca juga: Penjual Martabak Ditemukan Tewas dalam Kondisi Tak Wajar

Yakni rekan sesama penjual, bos korban dan pemilik kontrakan korban.

“Untuk saat ini, pemeriksaan mengarah ke seseorang. Tetapi kita masih tunggu alat bukti untuk mengetahui bagaimana motif dan cara pelaku mengeksekusi korban,” tuturnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.