Ayah Mutilasi Anak di Inhil Riau Mengamuk Hingga Borgolnya Putus, Polisi Langsung Lakukan Ini | 31left

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU-  Arharubi (42), ayah mutilasi anak di Indragiri Hilir (Inhil), Riau menanyakan keberadaan anaknya yang telah meninggal dunia. 

Arharubi diketahui memutilasi anaknya, F yang berusia 9 tahun, Senin (13/6/2022) siang.

Ayah mutilasi anak itu kini diperiksa kejiwaannya di Rumah Sakit Jiwa Tampan (RSJ Tampan) Pekanbaru.

Kapolsek Tembilahan Hulu Iptu Ricky Marzuki mengatakan dirinya mendatangi rumah sakit mengenakan pakaian biasa.

Baca juga: Aksi Sadis Ayah Mutilasi Putrinya, Mengamuk Tenteng Organ Korban dan Teriak: Ini yang Kalian Mau

Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

“Saya datang pakai pakaian preman ke rumah sakit. Herannya dia masih ingat sama saya, padahal tidak pakai pakaian dinas kan. Dia bilang ‘Pak Kapolsek mana anak saya, katanya janji mau jumpa anak saya, saya mau jumpa’ katanya,” ujar Ricky, saat berbincang dengan Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (14/6/2022) malam.

Mendapat pertanyaan dari pelaku, Ricky lantas memberikan alasan bahwa anaknya sedang diobati.

“Terus saya bilang ke dia (pelaku) anaknya sedang diobatin. Setelah itu, dia tertidur dan langsung dibawa ke RSJ Tampan di Pekanbaru. Karena kita khawatir dia mengamuk lagi,” ujarnya.

Baca juga: Sebelum Dimutilasi Ayahnya, Bocah Perempun di Riau Ini Sempat Pinjam Jilbab Temannya

Kata Ricky, sebelum mendapat penanganan medis, pelaku ini sempat mengamuk hendak bertemu dengan anaknya, bahkan borgol yang dikenakan Arharuby sampai putus.

“Sebelum dilakukan tindakan medis, pelaku mengamuk mau melihat anaknya itu. Jadi dia putuskan borgol yang kita lihat dari rekaman CCTV. Besi tempat tidur rumah sakit sampai copot,” ujarnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.