Bagaimana Kondisi Pabrik Baja Azovstal yang Sempat Dikepung Militer Rusia? | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Berikut perkembangan terbaru mengenai kondisi di Pabrik Baja Azovstal di Mariupol, Ukraina yang sudah diduduki Rusia.

Terbaru, keseluruhan warga sipil yang tersisa di pabrik tersebut telah dievakuasi.

Hal ini disampaikan oleh pemimpin separatis wilayah Donetsk, Denis Pushilin dalam wawancara bersama saluran TV “Russia 1”.

Pushilin menuturkan, semua warga sipil sudah meninggalkan Azovstal.

“Menurut informasi kami, dipastikan tidak ada warga sipil yang tersisa di sana. Dengan demikian, tangan unit kami terlepas,” katanya, dikutip dari Ria Novosti.

Sebelumnya, pasukan Rusia berhasil mengepung Mariupol pada 7 Maret, dan pada 21 April, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengumumkan bahwa kota itu telah sepenuhnya diduduki.

Baca juga: Didukung Tank dan Artileri, Pasukan Rusia Terus Gempur Pabrik Baja Azovstal di Mariupol

Baca juga: Lebih dari 300 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Pabrik Baja Azovstal

Tetapi lebih dari dua ribu militan dari batalyon nasionalis Azov tetap berada di Azovstal.

Selain itu, beberapa warga sipil juga berlindung di pabrik, hingga diperlukan koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi mereka.

Menurut markas pertahanan wilayah Republik Rakyat Donetsk (DPR), lebih dari 180 orang dievakuasi.

Sebagian besar warga dibawa ke desa Bezymennoe.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.