Bamsoet: Pandemi dan Perang Tak Jelas Akhirnya, Ketidakpastian Global Berlanjut Hingga Tahun Depan | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo mengatakan pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan bersama.

Tantangan tersebut berambah dengan terjadinya perang Rusia-Ukraina serta inflasi negara maju.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu memprediksi ketidakpastian global akan berlanjut hingga tahun depan.

“Pemerintah daerah memiliki peran dan kontribusi penting untuk mendorong geliat perekonomian rakyat serta meningkatkan daya saing potensi perekonomian daerah di tingkat global,” katanya dalam Talk Show B-Talk yang diselenggarakan oleh Banjarmasin Post, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Hong Kong Masuk ke Jurang Resesi Untuk Kedua Kalinya Sejak Protes Massal Tahun 2019

Menurutnya, pandemi yang telah berlangsung lebih dua tahun memberi pelajaran penting.
Bamsoet menilai sektor kesehatan harus terus ditingkatkan mengantisipasi berbagai wabah yang mengancam peradaban manusia ke depan.

“Tujuannya agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhambat akibat pembatasan mobilitas dan tidak banyak perusahaan melakukan PHK,” ucap politikus Partai Golkar tersebut.

Tidak dipungkiri, lanjutnya, daya beli masyarakat yang menurun drastis memicu kelesuan dunia usaha di mana banyak pelaku usaha yang berhibernasi.

Dalam catatan BPS hampir 12 juta penduduk usia kerja terdampak pandemi Covid 19 di mana t 0,96 juta di antaranya menjadi pengangguran, dan 0,58 juta sementara tidak bekerja, 9,44 juta mengalami penurunan jam kerja dan 0,55 juta sisanya bukan angkatan kerja.

Bamsoet mengajak seluruh masyarakat untuk kembali optimistis, bangkit, dan memulihkan diri tanpa mengurangi kewaspadaan protokol kesehatan.

Ia meyakini potensi ancaman Covid-19 masih nyata mengingat masih adanya berbagai varian kasus baru yang ditemukan.

Baca juga: Terancam Resesi, Berikut Industri Yang Tahan Banting Menghadapi Gelombang PHK di Negeri Paman Sam

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.