Banggar DPR RI Apresiasi Pertamina Atas Kesediaan Berbagi Beban | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah memberikan apresiasi kepada PT Pertamina untuk berbagi beban (burden sharing) sebagai respon atas kenaikan harga minyak dunia yang masih bertahan diatas 100 USD/barel.

Dari sisi APBN, Banggar DPR telah memberikan persetujuan kepada pemerintah untuk menambah alokasi subsidi energi sebesar Rp 74,9 triliun dan tambahan alokasi kompensasi BBM dan listrik sebesar Rp 275,0 triliun.

Adapun kompensasi ini diperuntukan BBM sebesar Rp 234,0 triliun dan listrik Rp 41,0 triliun.

“Terima kasih Pertamina atas kesediaan berbagi beban,” ujar Said di Jakarta, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Usulkan Subsidi Rp 520 Triliun di RAPBN 2023

Diketahui, pada tanggal 19 Mei 2022 lalu, pemerintah yang diwakili oleh Menteri Keuangan (Menkeu), bersama dengan Banggar DPR menyetujui perubahan postur APBN 2022.

Perubahan ini dilatarbelakangi oleh pergeseran asumsi Indonesian Crude Price (ICP) pada APBN 2022 yang semula di patok 60 USD/barel.

Padahal harga ICP terus merangkak naik hingga diatas rata rata 100 USD/ barel.
Tidak menghendaki APBN berdarah darah, dengan cepat Banggar DPR menyetujui perubahan APBN 2022 yang diajukan oleh pemerintah.

Tujuannya agar APBN bisa menyesuaikan dengan kondisi eksternal, dan pemerintah dapat memiliki elastisitas fiskal, khususnya untuk kenaikan alokasi subsidi dan kompensasi energi.
Bersyukur beban yang dipikul APBN ikut dirasakan oleh Pertamina.

Menurut Said, langkah Pertamina ikut memikul beban bersama-sama dengan memprioritaskan pelaksanaan Public Service Obligation (PSO) sebagai tanggungjawab bersama untuk melindungi hajat hidup orang banyak.

Langkah ini memang lebih prioritas ketimbang memburu keuntungan semata disaat tekanan harga minyak bisa menyulitkan hajat hidup rakyat.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.