Begini Strategi Badan Pangan Nasional Jaga Ketersediaan Gula untuk Kebutuhan Nasional | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews, Muhammad Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency)  Arief Prasetyo Adi, mengatakan, pihaknya akan terus menjaga ketersediaan stok gula nasional dengan keterlibatan berbagai pihak.

Dia mengatakan, NFA akan terus melakukan pemantauan demi menjaga stabilitas pasokan dan harga gula tetap aman dan terkendali.

Dia mengatakan, gula merupakan salah satu komoditas pangan yang mempengaruhi inflasi.

“Presiden Joko Widodo mengarahkan agar mempersiapkan kebutuhan gula nasional dengan baik. Bertahap mengurangi impor dan swasembada gula dalam 5 tahun ke depan,” kata Arief usai menghadri Rapat Terbatas membahas kebijakan gula nasional bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (20/7/2022). 

Untuk mencapai sasaran tersebut, dia mengatakan perlu dilakukan perbaikan kegiatan on farm dan off farm secara detail, seperti koordinat lokasi penanaman tebu, ketepatan jumlah dan waktu pemupukan, persiapan bibit di on farm. 

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Ketersediaan Gula Konsumsi Diperkuat

\Sementara itu, di off farm perlu disiapkan perbaikan pabrik, peningkatan rendemen untuk gula berbasis tebu, juga keterlibatan teknologi untuk alternatif energi dari ethanol dari produk samping industri gula.

Arief mengatakan, NFA juga akan terus mengawal stabilitas harga jual gula dari tingkat petani hingga konsumen. 

“Kami akan kawal dari hulu hingga hilir. Untuk memastikan stabilisasi perlu dijaga kepastian harga di tingkat petani agar minat petani untuk menanam tebu tetap tinggi, sehingga dapat memastikan ketersediaan bahan baku tebu,” katanya.

Baca juga: Agar Tak Picu Inflasi, Jokowi Minta Jaga Stok Gula Nasional

Harga gula petani juga berbanding lurus dengan produktivitas petani.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.