Bersaksi di Persidangan, Ade Armando Jelaskan Kronologi Pengeroyokan Dirinya di Depan Gedung DPR | 31left

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dosen Universitas Indonesia Ade Armando datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).

Dia hadir sebagai saksi dalam sidang kasus pengeroyokan terhadap dirinya beberapa waktu lalu.

Dalam sidang tersebut, pegiat sosial media itu menjelaskan kronologi saat dirinya mengalami pengeroyokan kala mengikuti demo di depan gedung DPR pada 11 April lalu.

Awalnya, Ade bersama sejumlah kelompoknya tengah mengajarkan bagaimana meliput unjuk rasa.

“Ketika itu saya sebagai ketua dari pergerakan Indonesia, itu saya sedang berusaha pertama tama melakukan peliputan terhadap unjuk rasa tersebut,” kata Ade Armando dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).

Ade lantas mengungkap awal mula dirinya menjadi sasaran dari pengeroyokan itu. Pada sekira pukul 13.00 WIB, dia masih melakukan peliputan dengan kelompoknya. Namun ada sesosok ibu-ibu yang mengajak Ade berbincang dan menanyakan asal kelahirannya.

“Anda dari Padang? Begitu ya. Terus saya bilang, ya saya dari Padang, kenapa? Kalimat-kalimat anda seperti apa dia bilang tidak cukup jelas, saya tanya ulang, dia pergi,” katanya.

Setelah itu, semua berjalan baik-baik saja, hingga pada sekira pukul 15.00 WIB, beberapa massa yng berunjuk rasa mulai bersitegang dengan aparat kepisian. Terkait hal itu, Ade pun sudah berencana untuk meninggalkan area DPR RI.

“Di depan gedung DPR tersebut saya merasa sudah selesai acaranya lebih dari pukul 3 mungkin pukul 4, saya bilang yuk kita pulang aja,” ujarnya.

Baca juga: Datangi Sidang Pengeroyokan di PN Jakpus, Ade Armando Berharap Pelaku Diberi Hukuman Setimpal

Leave A Reply

Your email address will not be published.