Cegah Kepunahan Penyu, Daihatsu Lakukan Aksi Kolaborasi Konservasi Penyu Untuk Indonesia | 31left

Laporan wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA – Penyu punya kebiasaan yang unik dan tidak dimiliki oleh hewan mana pun. Di sepanjang umurnya, Penyu lebih banyak menghabiskan waktu dihabiskan dengan berkelana di dalam lautan.

Namun, ketika waktunya untuk bertelur, Penyu kembali bermigrasi ke tempat asal ia menetas. Sehingga bisa dibilang jika penyu adalah hewan yang setia pada tempat asalnya.

Setidaknya, ada tujuh jenis penyu di dunia. Dan enam jenis di antaranya berada di Indonesia. Sayangnya, keberadaan hewan yang sudah ada di masa prasejarah ini mulai terancam.

Selain keberadaan predator yang mengancam, masih banyak manusia yang mengonsumsi penyu sebagai makanan.

Hal ini pun diperparah dengan kepercayaan masyarakat tentang daging penyu yang bisa dijadikan sebagai obat kuat.

Sedihnya lagi, ada juga yang mengawetkan penyu dan kemudian dijadikan sebagai pajangan.

Penyu Penyu
LIVE- Eksplorasi Konservasi Penyu di KPP Kurma Asih, Perancak Bali bersama Daihatsu, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: 400 Tukik dan Belasan Penyu Muda Dilepas di Pantai Kuta

Tidak hanya di sana. Telur penyu juga menjadi sasaran. Telur penyu sering dijual dan berakhir sebagai makanan.

Situasi ini membuat spesies penyu yang ada di Indonesia pun terancam punah. Situasi ini membuat PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menunjukkan komitmen dan tanggung jawab sosialnya melalui program CSR (Corporate Social Responsibility).

Khusus pada pilar Hijau Bersama Daihatsu di bidang keanekaragaman hayati, yakni Penyu Untuk Indonesia. Acara pun berlangsung di Konservasi Penyu Kurma Asih, Perancak Bali, Jumat (29/7/2022.

Leave A Reply

Your email address will not be published.