Di Hadapan Dolar AS, Rupiah Masih Berjaya Ketimbang India dan Malaysia | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyatakan, aliran modal keluar atau capital outflow yang terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia menyebabkan tekanan terhadap nilai tukar.

Kepala Grup Dept Ekonomi & Kebijakan Moneter BI Wira Kusuma mengatakan, kendati demikian, meski kompak alami pelemahan, mata uang rupiah masih lebih menang atau berjaya ketimbang beberapa negara lain di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Bank Indonesia Masih Pertahankan Suku Bunga Acuan, Ekonom Khawatir Rupiah Makin Liar 

“Kalau bandingkan dengan tingkat depresiasi negara-negara tetangga, kita relatif lebih baik. Dibandingkan negara-negara lain sebagai contoh sampai 20 Juli ini kita terdepresiasi 4,9 persen, namun Malaysia 6,42 persen, India 7,05 persen, dan Thailand 8,93 persen, jadi relatif kita lebih baik dalam hal itu,” ujarnya dalam webinar FMB9, Senin (25/7/2022).

Menurut Wira dengan adanya ketidakpastian yang masih tinggi di pasar keuangan global, menjadi penyebab aliran modal ke negara berkembang tertahan.

“Nah, tapi secara umum, sektor eksternal kita yang digambarkan oleh neraca pembayaran Indonesia itu masih solid,” katanya.

Baca juga: Senin Pagi Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS ke Level Rp14.985

Namun, dirinya melihat bahwa inflasi di tanah air mesti diwaspadai karena mengalami peningkatan menjadi 4,53 persen di Juni 2022.

“Inflasi sampai saat ini meningkat ya, sampai di bulan Juni sekira 4,53 persen, tapi kita lihat sumber inflasinya itu mayoritas disebabkan oleh imported inflation dengan harga komoditas global yang meningkat. Sementara, kita lihat komponen-komponen inflasi yang lain, yakni core inflation itu masih dalam sasaran,” pungkasnya.

Senin Sore, Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Sentuh Level Rp 14.993

Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat ke level Rp14.993, pada Senin (25/7/2022) sore ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.