Diduga Persekusi Warganya, Korea Utara Kirim Peringatan ke Jepang | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG – Jepang akan ‘membayar mahal’ jika dugaan penganiayaan terhadap warga negara Korea Utara (Korut) yang tinggal di negara itu berlanjut.

Pernyataan ini disampaikan pemerintah Korut terhadap negara tetangganya itu.

Dikutip dari laman Russia Today, Rabu (16/11/2022), Korut memandang ‘persekusi’ warganya di Jepang sebagai tantangan terhadap martabat dan kedaulatan negara.

Menurut kantor berita Korea Selatan (Korsel) Yonhap, pernyataan tersebut tampaknya merujuk pada laporan peningkatan kejahatan rasial terhadap siswa di sekolah-sekolah di seluruh Jepang untuk etnis Korea.

Baca juga: Korea Selatan Desak China Berperan Lebih Besar dalam Mencegah Uji Coba Senjata Nuklir Korea Utara

‘Kami dengan sungguh-sungguh menyatakan bahwa penembakan rudal balistik jarak menengah darat ke darat jenis baru pada 4 Oktober lalu adalah peringatan bagi musuh-musuh kami,” kata kantor berita pemerintah Korut (KCNA) mengutip pernyataan pemerintah Korut.

Pada 4 Oktober lalu, Korut melakukan uji coba teknologi rudal terlarang tahun ini, menembakkan rudal balistik Hwasong-12 ke Samudra Pasifik.

Proyektil itu terbang di atas langit Jepang, memicu peringatan bagi penduduk untuk mencari perlindungan, dan akhirnya menempuh jarak 4.500 kilometer, yang tampaknya menjadi jarak terjauh yang pernah dilalui rudal Korea Utara.

Itu juga pertama kalinya dalam lima tahun, Korut mengirim rudal ke Jepang yang mengutuk langkah itu.

Para pemimpin Jepang, Korsel dan AS yang bertemu di sela-sela Konferesi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur di Kamboja pada hari Minggu pun bersumpah untuk merespons program nuklir dan rudal balistik Korut secara terpadu dan terkoordinasi.

Presiden AS Joe Biden bersikeras bahwa kemitraan antara ketiga negara itu bahkan lebih penting dibandingkan sebelumnya, mengingat apa yang ia gambarkan sebagai peningkatan provokasi oleh Korut.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *