Didukung Tank dan Artileri, Pasukan Rusia Terus Gempur Pabrik Baja Azovstal di Mariupol | 31left

TRIBUNNEWS.COM, MARIUPOL – Pasukan Rusia yang didukung dengan tank dan artileri berat terus menggempur pabrik baja Azovstal di Mariupol, benteng terakhir tentara Ukraina.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina Oleksandr Motuzyanyk, Senin (9/5/2022) mengatakan, sangat mungkin serangan ini akan melibatkan bomber Rusia dalam beberapa hari ke depan.

Azovstal, kompleks bangunan dan terowongan bawah tanah yang luas, adalah tempat terakhir bagi pasukan Ukraina di Mariupol, yang penangkapannya akan membantu menghubungkan daerah-daerah yang dikuasai Rusia di selatan dan timur Ukraina dan memisahkan Ukraina dari Laut Azov.

Putin telah mendeklarasikan kemenangan di Mariupol tetapi kontrol pabrik baja akan menjadi pencapaian simbolis pada hari ke-75 perang yang telah menelan banyak nyawa Rusia dan mengisolasi ekonominya, tetapi gagal merebut kota besar mana pun.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Belum Tunjukan Tanda-tanda Berakhir, Jokowi Minta Setkab Gelar Rapat Mingguan

Pada hari Sabtu, Kyiv dan Moskow mengatakan semua warga sipil sekarang telah dievakuasi dari fasilitas itu, tetapi masih ada orang yang berharap untuk melarikan diri dari kota Mariupol yang lebih luas.

“Masih banyak orang di Mariupol yang ingin pergi tetapi tidak bisa,” kata Viktoria Andreyeva, seorang guru sejarah berusia 46 tahun, di kota Zaporizhzhia yang dikuasai Ukraina, sekitar 230 km (140 mil) barat laut dari Mariupol.

Wakil komandan resimen Azov yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal memohon kepada masyarakat internasional untuk membantu mengevakuasi tentara yang terluka.

“Kami akan terus berjuang selama kami masih hidup untuk mengusir penjajah Rusia,” kata Kapten Sviatoslav Palamar dalam konferensi pers online, Minggu.

Sama-sama Klaim Menangkan Perang

Perayaan Hari Kemenangan yang menandai menyerahnya Nazi Jerman kepada Uni Soviet diperingati oleh Rusia dan Ukraina yang kini tengah berperang, Senin (9/5/2022).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.