Diet yang Dilakukan Tanpa Memperhitungkan Kebutuhan Gizi yang Tepat Dapat Berefek Negatif | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Diet tentu tidak asing di telinga masyarakat karena sering dikaitkan dengan tujuan menurunkan berat badan.

Sayangnya, diet yang dilakukan oleh kebanyakan orang dilakukan tanpa memperhatikan kebutuhan kalori minimal dan kandungan gizi yang seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin.

Sahnaz Zahiya, S.Gz, Head of Nutritionist dari Sirka, sebuah aplikasi untuk konsultasi diet sehat mengemukakan, diet yang dilakukan dengan tidak memperhitungkan kebutuhan gizi yang tepat dapat berefek negatif untuk jangka panjang dan jangka pendek. 

“Rasa lapar, emosi yang tidak stabil, rasa lemas, malas beraktivitas, hingga hal-hal seperti rambut rontok, kulit kusam, dan muncul jerawat adalah contoh dari efek jangka pendek,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2022).

Sahnaz mengatakan, diet yang tidak seimbang juga merupakan salah satu pencetus penyakit kronis seperti diabetes, stroke, hipertensi, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, apabila mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat, maka risiko mengidap diabetes akan menjadi lebih tinggi, begitu pula jika kita mengonsumsi terlalu banyak lemak.

Baca juga: Jangan Asal Diet, Karena Dapat Menyebabkan Ini pada Tubuh

“Kita akan berisiko mendapatkan kolesterol tinggi dan Stroke. Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak makanan asin juga dapat meningkatkan risiko hipertensi,” katanya.

Untuk itu, solusinya adalah memperhatikan kecukupan tiap jenis gizi.

“Konsumsi gizi yang seimbang, sebaiknya jangan hanya satu jenis gizi saja. Lalu, pastikan bahwa kalori yang dikonsumsi tidak kurang atau lebih dari kebutuhan harian. Terakhir, batasi makanan tinggi gula, lemak dan garam,” kata Sahnaz.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.