Direktur FBI Curigai Kantor Polisi Rahasia China di Amerika Serikat yang Dianggap Langgar Kedaulatan | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Amerika Serikat kecewa dengan pemerintah China yang mendirikan kantor polisi tidak sah di kota-kota Amerika Serikat.

Direktur FBI Christopher Wray mengatakan kekhawatirannya terkait ancaman ini kepada anggota parlemen Gedung Putih, AS, Kamis (17/11/2022).

Sebelumnya, Safeguard Defenders, sebuah organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Eropa, menerbitkan sebuah laporan pada September 2022 yang mengungkap adanya kantor polisi China di kota-kota besar AS, termasuk di New York.

Partai Republik di Kongres telah meminta jawaban dari tujuan para petugas China di kantor tersebut.

Mereka mengatakan, itu adalah upaya Beijing untuk menekan beberapa warga negara China atau kerabatnya di luar negeri untuk kembali ke China untuk menghadapi tuntutan pidana, dikutip dari US News.

Baca juga: Klarifikasi China dan Kanada soal Rekaman Kemarahan Xi Jinping ke Justin Trudeau di KTT G20 Bali

Laporan itu juga menghubungkan mereka dengan aktivitas United Front Work Department China, sebuah badan Partai Komunis yang bertugas menyebarkan pengaruh dan propagandanya ke luar negeri.

“Saya sangat prihatin tentang ini. Kami menyadari keberadaan stasiun-stasiun ini,” kata Wray dalam sidang Komite Keamanan Dalam Negeri dan Urusan Pemerintahan Senat AS.

“Tetapi bagi saya, sungguh keterlaluan untuk berpikir bahwa polisi China akan berusaha mendirikan kantor di New York tanpa koordinasi yang tepat. Itu melanggar kedaulatan dan menghindari proses standar kerja sama peradilan dan penegakan hukum.” lanjutnya.

Sementara itu, Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS, termasuk Greg Murphy dan Mike Waltz, mengirim surat ke Departemen Kehakiman pada bulan Oktober 2022, dikutip dari Reuters.

Mereka menanyakan apakah pemerintahan Presiden Joe Biden sedang menyelidiki stasiun semacam itu.

Baca juga: Begini Respons China Setelah FBI Beri Label Ancaman Keamanan Nasional pada TikTok

China bantah adanya kantor polisi rahasia

Bendera China
Bendera China (Pixabay/SW1994)

Mengenai hal ini, Kedutaan Besar China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Awal bulan ini, Kementerian Luar Negeri China membantah memiliki stasiun semacam itu di Belanda setelah penyelidikan oleh otoritas Belanda.

China mengatakan, kantor-kantor itu adalah kantor untuk membantu warga negara China memperbarui dokumen.

Direktur FBI mengatakan AS telah membuat sejumlah dakwaan yang melibatkan pemerintah China yang melecehkan, menguntit, mengawasi, dan memeras orang-orang di Amerika Serikat yang tidak setuju dengan pemimpin China Xi Jinping.

Saat ini, AS memperketat pengawasan adanya upaya China untuk melacak orang-orang di luar China yang dianggap tersangka kriminal, yang dikenal sebagai “Operasi Perburuan Rubah”.

Hingga kini, FBI masih menyelidiki terkait tujuan dari temuan kantor-kantor tersebut.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *