Dongkrak Ekonomi Sumatera Barat, Anggota Komisi VI Dorong Pembelian Gas Blok Sinjunjung oleh PGN | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade telah memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Daerah Sijunjung, Perwakilan PT Rizki Bukit Barisan (RBB), dengan Dirut PT Pertamina Gas Negara (PGN), terkait tindak lanjut proses negosiasi pembelian hasil gas bumi dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Andre berharap, kesepakatan jual beli hasil gas bumi antara PT PGN dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung bisa segera tercapai, sehingga ke depannya bisa mendongkrak perekonomian Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Sijunjung.

“Ini adalah tugas kami sebagai anggota DPR RI dari Sumbar. Kalau jual-beli gas ini terjadi, tentu akan menambah PAD dan peluang bergeraknya ekonomi di Sijunjung. Juga membuka peluang kerja dan usaha di Sijunjung,” papar Andre dalam keterangannya, yang ditulis Senin (20/6/2022).

Baca juga: Andre Rosiade Ungkap Hasil Rapat Panja Komisi VI dengan Bos Telkom-Telkomsel soal Investasi ke GoTo

Menurutnya, sejumlah pihak yang hadir dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (16/6), antara lain Bupati Sijunjung Benny Dwifa, perwakilan RBB Litto Habrianta selaku operator gas blok Sijunjung, dan Direktur Utama PGN Muhamad Haryo Yunianto beserta jajaran Direksi.

Dalam pertemuan ini, Direktur Sales dan Operasi PT PGN Faris Aziz mengaku jajaran Direksi PT PGN menyambut baik kedatangan Pemkab Sijunjung.

“Hari ini kami dari PGN menerima kunjungan dari Pemda Sijunjung, Pak Bupati alhamdulillah berkenan hadir, juga mitranya dari PT Rizki Bukit Barisan (RBB) dan didampingi oleh Bapak Andre Rosiade dari DPR RI Komisi VI. Kami dari PGN menyambut baik kunjungan ini dalam rangka mencoba untuk memonetisasi potensi gas bumi yang ada di Kabupaten Sijunjung,” terang Aziz.

Aziz menyebut, potensi gas bumi di Kabupaten Sijunjung sebesar 35 juta kaki kubik per hari telah menjadi perhatian PGN.

Baca juga: PGN Kebut 10 Proyek Gasifikasi Pembangkit Listrik Cluster Nusa Tenggara dan Sulawesi Tenggara

Selain mampu memenuhi kebutuhan gas di Sumatera Barat, hasil gas bumi di Kabupaten Sijunjung ini juga dinilai dapat menopang kebutuhan gas di wilayah-wilayah sekitar, seperti Provinsi Sumatera Utara, Jambi, hingga Riau.

“Gas ini juga akan memicu tumbuhnya bisnis lain seperti bisnis angkutan atau trucking, misalnya dari Sijunjung harus dibawa ke Padang. Dari Padang harus dibawa ke daerah lainnya. Jadi kami kira ini punya potensi yang besar dan mudah-mudahan ini bisa kita wujudkan segera,” paparnya. 

Oleh karena itu, kata Aziz, pihaknya berkomitmen untuk melakukan kerja sama dengan Pemkab Sijunjung untuk membangun terminal gas alam cair sebagai upaya memanfaatkan kekayaan alam tersebut.

Baca juga: BPH Migas dan PGN Gelar Uji Petik Jargas di Area Jawa Tengah-Jawa Timur

“Liquifaction terminal itu adalah terminal yang dari gas kita liquid-kan, kita cairkan, dan itu akan kita coba bangun di Kabupaten Sijunjung. Karena infonya tadi lokasi gas itu tidak jauh dari kantor Bupati, hanya 3 KM, jadi sangat mudah. Dan mudah-mudahan nanti ini bisa kita kerjasamakan,” tuturnya.

Aziz menambahkan pihaknya tak hanya berencana membangun terminal gas alam cair, di mana PGN turut berkomitmen menyiapkan pasar yang menyerap hasil gas alam di Kabupaten Sijunjung.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.