Efek Domino Wawancara Cristiano Ronaldo, Cap Pengkhianat & Tertutupnya Pintu Manchester United | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Berbagai efek domino sepertinya akan dirasakan Cristiano Ronaldo setelah wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan, beberapa hari yang lalu.

Label pengkhianat hingga tertutupnya pintu Manchester United menjadi beberapa efek atas tindakan yang dilakukan Cristiano Ronaldo.

Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo dan Piers Morgan melakukan wawancara ekslusif terkait kondisi pemain asal Portugal itu di Manchester United.

Baca juga: Jalani Hubungan Lebih dari 5 Tahun, Cristiano Ronaldo Punya Rencana Nikahi Georgina Rodriguez

Ronaldo dalam wawancara terbaru bersama Piers Morgan, akui suka pada Ole Gunner Solskjaer
Ronaldo dalam wawancara terbaru bersama Piers Morgan, akui suka pada Ole Gunner Solskjaer (YouTube Piers Morgan Uncensored)

Dalam wawancara tersebut, Cristiano Ronaldo memberikan sorotan tajam atas apa yang telah dilakukan Manchester United kepadanya.

Cristiano Ronaldo menyindir perkembangan Manchester United yang terkesan lamban terutama sejak ditinggal Sir Alex Ferguson.

Eks pemain Real Madrid itu juga tak segan mengatakan bahwa dirinya tak menaruh hormat kepada Erik Ten Hag selaku pelatih Manchester United.

Wayne Rooney yang merupakan mantan rekan setim Cristiano Ronaldo juga tak lepas dari sindiran pemain yang identik dengan nomor tujuh tersebut.

Atas berbagai pernyataan kontroversial yang disampaikan Cristiano Ronaldo tersebut, Gary Neville yang pernah jadi rekan setimnya mer

Bahkan, Neville tak segan untuk memberikan label pengkhianat kepada Cristiano Ronaldo.

“Dia seharusnya tidak melakukan wawancara semacam itu jika menginginkan bisa kembali ke Manchester United,” kata Neville dilansir Sky Sports.

“Dia pasti tahu ini akan menjadi berita utama dan akhir dari kariernya di Manchester United,”

“Saya merasa Manchester United harus segera mengakhiri kontrak Ronaldo, kalau tidak ada pemain lain yang bisa melakukan hal serupa pada masa mendatang,”

“Ibarat kata jika anda seorang karyawan dalam bisnis dan mengatakan hal semacam itu, pekerjaan anda harus diakhiri, dan Manchester United harus melakukan hal itu beberapa hari kedepan,” tambahnya.

Manajer Manchester United Belanda Erik ten Hag (kanan) menyaksikan striker Manchester United Portugal Cristiano Ronaldo (tengah) menggantikan striker Manchester United Prancis Anthony Martial (kiri) selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Everton dan Manchester United di Goodison Park di Liverpool, barat laut Inggris pada 9 Oktober 2022.
Manajer Manchester United Belanda Erik ten Hag (kanan) menyaksikan striker Manchester United Portugal Cristiano Ronaldo (tengah) menggantikan striker Manchester United Prancis Anthony Martial (kiri) selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Everton dan Manchester United di Goodison Park di Liverpool, barat laut Inggris pada 9 Oktober 2022. (OLI SCARFF / AFP)

Hingga pada akhirnya, Neville pun menganggap Cristiano Ronaldo telah berkhianat dengan cara menyakitkan kepada klub yang telah membesarkan namanya.

Neville pun menganggap wawancara kontroversial yang dilakukan Cristiano Ronaldo membuat pintu Manchester United sudah tertutup baginya.

Dalam artian, Cristiano Ronaldo hanya tinggal menunggu waktu saja untuk dibuang Manchester United nantinya.

Layak dinanti seperti apa akhir drama perseteruan Cristiano Ronaldo dengan Manchester United terutama selepas Piala Dunia 2022 mendatang.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *