Enam Fakta dan Efek Ukraina Hentikan Pasokan Gas Rusia ke Eropa | 31left

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW – Operator jaringan gas Ukraina, GTS, menghentikan transit gas alam Rusia ke Eropa melalui salah satu stasiun lintas perbatasan utamanya.

Alasannya, “force majeure”, dan Gazprom sebagai raksasa penyedia migas Rusia tidak mendapatkan penjelasan lebih rinci dari GTS.  

Gazprom sudah menyatakan tetap memenuhi order Eropa sesuai kontrak. Penghentian pasokan gas ke Eropa oleh Ukraina itu memiliki sejumlah konsekuensi.

Baca juga: Konflik Rusia Vs Ukraina: Pasar Eropa dan Gazprom Pemilik Nord Stream 2 Sama-sama Ketergantungan

Baca juga: Harga Barang Konsumsi Meroket di Eropa, Sanksi ke Rusia Hantam Balik Ekonomi AS

Baca juga: Embargo Impor Migas Rusia, Uni Eropa Hancurkan Ekonomi Mereka Sendiri

Inilah fakta-fakta seputar penghentian pasok gas ke Eropa dan sejumlah kemungkinan yang mengikutinya;

1.       Apa yang Terjadi?

Operator jaringan gas Ukraina, GTS Ukraina, mengumumkan Selasa (10/5/2022) malam, mereka akan berhenti menerima gas alam Rusia ke stasiun pengukuran gas Sokhranovka mulai Rabu.

Alasannya mereka tidak dapat lagi mengontrol infrastruktur di wilayah yang “diduduki” pasukan Rusia.

Menurut pernyataan layanan pers perusahaan, “pasukan pendudukan” ikut campur dalam proses teknologi, membahayakan keamanan seluruh sistem transportasi gas negara itu.

Perusahaan mengatakan memandang situasi sebagai force majeure, menyatakan tidak dapat memberikan pengiriman ke Eropa karena alasan di luar kendalinya.

2.       Bagaimana ini mempengaruhi pasokan gas Eropa?

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.