FAKTA Baru soal Bharada E: Miliki Glock Sejak November 2021 hingga Bisa Jadi Justice Collaborator | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membeberkan fakta terbaru terkait Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan Bharada E memiliki senjata api jenis Glock 17 belum terlalu lama dari Divisi Propam Polri.

“Sejak November (2021), diperoleh dari Divisi Propam (Polri),” katanya ketika dihubungi Tribunnews, Kamis (4/8/2022).

Tidak hanya membeberkan soal senjata, Edwin juga mengatakan, status Bharada E bukanlah ajudan dari Kadiv Propam Polri non-aktif, Irjen Ferdy Sambo.

“Sprintnya (Surat Perintah)) sebagai driver (sopir) FS (Ferdy Sambo),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Edwin mengatakan, Bharada E tetap dapat mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK.

Baca juga: Bharada E Jadi Tersangka, Polri Sebut Motif akan Dibuka di Persidangan, Komnas HAM: Sesuai Temuan

Ia pun mengungkapkan permohonan perlindungan bisa diajukan ketika Bharada E dianggap sebagai justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama.

“Jika statusnya tersangka, seseorang hanya bisa dilindungi oleh LPSK bisa berperan sebagai justice collaborator,” jelasnya.

Selain sebagai justice collaborator, syarat lain yang harus dipenuhi oleh Bharada E yaitu bukan sebagai pelaku utama.

“Syarat lain juga bukan sebagai pelaku utama dan mampu membuat terang peristiwa yang telah terjadi,” kata Edwin.

Bharada E kini ditetapkan tersangka oleh Mabes Polri dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.
Bharada E kini ditetapkan tersangka oleh Mabes Polri dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J. (Foto Kolase Tribunnews.com/Kompas.TV)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.