Frisian Flag Kembali Gelar Gerakan Nusantara, Ajarkan Literasi Gizi dan Cinta Lingkungan Sejak Dini | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Frisian Flag Indonesia (FFI) kembali menggelar program Gerakan Nusantara (miNUm Susu tiAp hari uNTuk Anak ceRdas Aktif Indonesia).

Tahun ini program Gerakan Nusantara ini memasuki tahun ke-10.

FFI membingkat Gerakan Nusantara 2022 ini dalam program “School Milk Program 2022”.

Nantinya Gerakan Nusantara 2022 ini akan diramaikan dengan berbagai program edukasi yang tidak hanya menyoroti masalah gizi, namun juga permasalahan lingkungan.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro mengatakan, permasalahan malnutrisi pada anak dan persoalan lingkungan hidup yang cukup serius masih berlangsung hingga saat ini.

Baca juga: Gelar Lomba Gambar dan Mewarnai Virtual dengan Peserta Terbanyak, Frisian Flag Sabet Rekor MURI

“Faktanya, melihat hasil penelitian South East Asian Nutrition Survey (SEANUTS) II yang dilakukan oleh FrieslandCampina bekerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, melibatkan hampir 14.000 anak dengan rentang usia antara 6 bulan hingga 12 tahun, secara khusus menyoroti ‘triple burden of malnutrition’, yang terdiri dari kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, dan kelebihan berat badan/obesitas,” papar Andrew.

Di wilayah Jawa-Sumatera, kasus anak berperawakan pendek atau stunted masih banyak ditemukan, dengan prevalensi 28,4 persen pada anak di bawah 5 tahun.

Sementara hampir 15 persen anak usia 7-12 tahun memiliki kelebihan berat badan/obesitas.

“Selain itu, sebagian besar anak-anak tidak memenuhi kebutuhan rata-rata asupan kalsium dan vitamin D, sehingga masalah gizi ini menjadi hal yang sangat penting,” ujar Andrew.

Adapun terkait masalah lingkungan, FFI ingin berkontribusi mengurangi dampak kerusakan lingkungan.

Baca juga: Punya Peran Krusial dalam Tiap Tahap Kehidupan, Minum Susu Kini juga Jadi Tren Gaya Hidup Kekinian

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.