Gelar Workshop Nasional dan Bimbingan Teknis, Partai Hanura Persiapkan Diri Jelang Pemilu 2024 | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggelar Workshop Nasional dan Bimbingan Teknis 2022 Anggota DPRD Fraksi Hanura seluruh Indonesia di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (18/9/2022).

Hadir dalam acara kali ini Sekretaris Jenderal Kodrat Shah, dan sejumlah pengurus DPP Partai Hanura, serta ratusan anggota DPRD Partai Hanura dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) bangga dengan semangat ribuan kader yang hadir dari berbagai daerah. Ini membuktikan bahwa Partai Hanura siap menyongsong Pemilu 2024.

“Jangan tegang-tegang. Saya mencintai kalian semua. Kita hadapi Pemilu dengan serius, tetapi santai. Bangkitkan semangat kader. Kader harus punya kewajiban moral menjaga Partai Hanura,” kata OSO dalam pidatonya.

OSO mengingatkan, kader Partai Hanura khususnya yang menjadi anggota DPRD tingkat 1 dan 2, bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat. Anggota DPRD Fraksi Hanura, harus berbakti dan bermanfaat bagi konstituen di daerahnya.

“Kalian sudah menang, dapat hasil, kasih dong hati nurani saudara kepada rakyat. Saudara milik rakyat, bukan Hanura. Rakyat kita gampang menaikkan, gampang menjatuhkan. Makanya, saudara harus kasih yang banyak dan bermanfaat untuk rakyat,” pesannya.

Selain itu, OSO berpesan, kader Partai Hanura kudu mendekati kaum milenial. Sebab, ada sekitar 68 persen anak-anak muda pemilih pemula dalam Pemilu 2024.

“Bagaimana kita mempengaruhi anak muda? Berbuat terus untuk rakyat. Terutama kaum milenial,” kata OSO yang dalam acara ini juga melantik 34 pengurus Laskar Muda Hanura (Lasmura).

Dalam Bimtek bertajuk Menguatkan Tugas Fungsi, Menuntaskan Tanggung Jawab Konstitusi ini, OSO mengingatkan, waktu menuju Pemilu 2024 amat singkat. Dia meminta, seluruh pengurus melengkapi syarat yang kurang dalam verifikasi Parpol.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.