Gempa Cianjur: 56 Orang Meninggal, 41 Kali Gempa Susulan, 700 Orang Luka-luka, 6 Rumah Ibadah Rusak | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  56 orang dikonfirmasi tewas akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Data tersebut disampaikan Bupati Cianjur Herman Suherman.

Baca juga: PLN Pulihkan Secara Bertahap Kondisi Kelistrikan di Cianjur, 50 Ribu Rumah Sudah Kembali Menyala

“Bupati Cianjur baru saja menginformasikan kepada Kompas TV bahwa 56 orang dikonfirmasi meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat,” ujar reporter dalam Live YouTube Tribunnews.com, Senin (21/11/2022) sore.

Namun untuk korban luka-luka masih sama dengan update sebelumnya yakni sekira 700 orang.

“Mayoritas korban di Utara berasal dari wilayah Cianjur Utara seperti Cugenang, Warung Kondang dan Gekbrong,” kata Herman dilansir dari Breaking News Kompas TV, Senin (21/11/2022) sore.

Kata Herman saat ini kendala yang dihadapi di lapangan adalah putusnya akses ke sejumlah wilayah terdampak gempa.

“Sementara kita masuh terus menampung (data korban) karena akses jalan tertutupi,” kata Herman.

Bahkan, akses menuju Jalan Raya Puncak saat ini juga tak bisa dilalui.

Baca juga: Sejumlah Rumah di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Cianjur Rusak Parah Diguncang Gempa

“Ini jalan menuju Puncak sudah gabisa dilewati,” tuturnya.

Selain itu, aliran listrik di sejumlah rumah sakit di Cianjur, Jawa Barat turut terputus imbas gempa bumi.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan sampai pukul 17.25WIB warganya yang menjadi korban tewas dalam musibah gempa bumi mencapai 56 orang.

Akibatnya, ada ratusan warga korban luka dalam musibah gempa bumi yang belum bisa ditangani.

“Di rumah sakit ga ada listrik, genset juga kena bencana,

Jadi operasi tidak bisa dilakukan,” kata dia.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *