Gubernur Ganjar Pranowo Sebut Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Harus Dilakukan Bertahap | 31left

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyebutkan Pemprov Jateng telah memulai implementasi penerapan kendaraan listrik.

Presiden Jokowi telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No.7/2022 memerintahkan setiap menteri hingga kepala daerah menyusun dan menetapkan regulasi pendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik.

Baca juga: Inpres Mobil Listrik, Kepala Daerah Keluhkan Harga, Kemenkeu Bingung Tetapkan Ukuran Standar Pejabat

“(Implementasinya) sudah, mulai dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng,” tutur Ganjar melalui pesan singkat kepada KOMPAS.com, Jumat (16/9/2022).

Ganjar menegaskan bahwa pelaksanaan instruksi presiden tersebut harus dilakukan secara bertahap.

“Harus bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ungkapnya.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Benny Karnadi sepakat dengan Ganjar bahwa implementasi kendaraan listrik untuk kedinasan harus mempertimbangkan angaran.

“Adaptasi teknologi itu bukan berarti gila teknologi, karena transisi ke mobil listrik itu keniscayaan,” tutur Benny.

Baca juga: Instruksi Jokowi Pejabat Pemerintah Pakai Kendaraan Listrik, DFSK Siap Hadapi Lonjakan Permintaan

Bila saat ini Dinas ESDM sudah mulai menggunakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) maka organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dapat memulai membuat perencanaan anggaran.

“Efektivitas, biaya perawatan, dan supply listrik menjadi pertimbangan dalam hal ini,” imbuhnya.

Pihaknya optimistis pengunaan kendaraan listrik dapat berkembang secara massal di kemudia hari layaknya telepon pintar atau smartphone.

Baca juga: Kementerian Keuangan Rumuskan Hitungan Standar Mobil Listrik untuk Pejabat Pemerintah

Lebih lanjut, ia juga mendorong agar transportasi publik seperti Trans Jateng mulai bertahap beralih ke energi bersih terbarukan dengan beralih ke listrik.

“Karena energi minyak bumi untuk BBM itu kan terbatas. Jadi kita perlu mengenalkan dan memahamkan masyarakat Jateng juga soal itu,” pungkasnya.

Berita ini telah tayang di Kompas.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.