Hasil Piala Dunia 2022: Keluh Kesah Pelatih Denmark, Demam Panggung Redam Ledakan Dinamit | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Pelatih Timnas Denmark, Kasper Hjulmand, mengaku kecewa setelah tim Dinamit gagal meledak ketika menghadapi Tunisia di Piala Dunia 2022 Qatar.

Hasil Piala Dunia 2022 Grup D antara Denmark vs Tunisia di Education City berkesudahan dengan skor 0-0, Selasa (22/11/2022) malam WIB.

Berkaca hasil ini, Kasper Hjulmand menilai Timnas Denmark akan kesulitan mewujudkan misinya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Baca juga: Update Klasemen Piala Dunia 2022: Denmark Tertahan, Kesempatan Prancis Puncaki Grup D

Gelandang Denmark Christian Eriksen (Kanan) dihadang penyerang Tunisia Issam Jebali pada pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia Qatar 2022 antara Denmark dan Tunisia di Stadion Education City di Al-Rayyan, sebelah barat Doha. Selasa (22 November 2022). (Miguel MEDINA/AFP)
Gelandang Denmark Christian Eriksen (Kanan) dihadang penyerang Tunisia Issam Jebali pada pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia Qatar 2022 antara Denmark dan Tunisia di Stadion Education City di Al-Rayyan, sebelah barat Doha. Selasa (22 November 2022). (Miguel MEDINA/AFP) (AFP/MIGUEL MEDINA)

Pasca-pertandingan, alasan tim Dinamit, julukan Denmark’ gagal meledak lantaran pemainnya mengalami demam panggung alias grogi.

“Kami bermain terlalu lambat dan kami gugup. Saya senang dengan tekanan yang kami berikan pada akhirnya dan, jika kami mencetak gol, Anda akan mengatakan ‘tidak apa-apa’. Tapi kami tidak mencetak gol dan saya tidak puas,” keluh Hjulmand, dikutip dari laman Independent.

“Ini hasil yang rumit. Sulit untuk mengatakan bisa menyukseskan misi (ke 16 besar) dengan raihan tak maksimal,” sambung pelatih Simon Kjaer dkk.

Pada babak pertama, Denmark bahkan dibuat kerepotan oleh agresivitas pemain-pemain Tunisia yang dimotori Issam Jebali.

Elang Katargo, julukan Tunisia, bahkan sempat mencetak gol, tapi dianulir wasit setelah Jebali sudah dalam posisi offside.

Faktor suporter juga dijadikan alasan mengapa Christian Eriksen dkk gagal tampil “los”.

Education Stadium menempatkan suporter Tunisia lebih dominan ketimbang pendukung Denmark. Riuh dukungan suporter Tunisia diklaim Hjulmand membuat anak asuhnya semakin tertekan.

“Pemain kami terbiasa bermain di stadion yang lebih besar dari ini, jadi saya pikir itu sedikit mempengaruhi kami,” sambung sang juru taktik.

Denmark tergabung di Grup D bersama Prancis, Tunisia, dan Australia.

Di atas kertas, Prancis yang berstatus sebagai juara dunia lebih dijagokan untuk melaju ke babak 16 besar.

Artinya, siapa yang menjadi pendamping dari Olivier Giroud dkk akan diperebutkan antara Denmark, Tunisia dan Australia.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *