I Made Subaga Bagikan Tips Maraton Bagi Pemula | 31left

Laporan wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Olahraga maraton dapat menjadi referensi olahraga baru dan menantang bagi anda.

Pasalnya, lari santai yang ditempuh dalam jarak 42Km itu memerlukan banyak waktu dan tenaga yang lebih.

I Made Subaga pelari maraton yang sudah malang-melintang di dunia maraton membagikan pengalaman serta kiat-kiatnya.

Lima tahun lalu, menjadi lari maraton yang sampai kini masih menjadi yang paling menantang untuk Baga sapaan akrabnya. Tak hanya soal fisik, cuaca menjadi kendala saat itu.

“Untuk kita bicara maraton, selain kita tak hanya harus memiliki fisik yang bagus, namun mental juga. Dikarenakan lari di atas empat jam atau lima jam sampai 6 jam itu dibutuhkan juga mental yang kuat,” ujar Pria kelahiran Badung tersebut.

Baga mengakui, kondisi fisiknya kala itu memang tidak mumpuni untuk menerjang lari full maraton 42 Km. Meski hambatan terjadi di pertengahan maraton, tentu masih sulit untuk menyelesaikannya.

“Waktu di Sidney Marathon, September 2017 itu yang terberat. Kenapa berat? karena latihan saya agak kurang sesuai dengan jadwal, terus cuaca juga kurang mendukung, dan itu yang paling menantang buat saya selama maraton,” ujar pria yang memiliki hobi dibidang photography itu.

I Made Subaga    1
I Made Subaga (Sumber: Instagram I Made Subaga @baga19)

Berdasar pengalamannya Baga memberi beberapa tips yang dapat digunakan oleh pelari yang baru akan rutin mengikuti olahraga maraton.

1. Bergabung dengan komunitas

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.