Ilmuwan AS Dr Anthony Fauci Dinyatakan Positif Terpapar Virus Corona | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Ilmuwan Amerika Serikat (AS) Dr Anthony Fauci dinyatakan positif terpapar virus corona.

“Dia terus bekerja dari rumah saat dia pulih dari gejala ringan,” kata National Institutes of Health (NIH) pada Rabu (15/6/2022).

Dilansir Al Jazeera, Fauci (81) menjabar sebagai Kepala Penasihat Medis untuk Presiden Joe Biden, dinyatakan positif melalui rapid test.

NIH menuturkan Fauci telah menerima vaksin lengkap dan booster.

Baca juga: Positivity Rate Covid-19 Naik, Kemenkes Sebut Masih di Bawah Standar WHO

Baca juga: Terjadi Tren Kenaikan Kasus Covid-19, Kemenkes Sebut Telah Lakukan Persiapan

Dr. Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan Kepala Penasihat Medis Presiden, memberi isyarat saat menjawab pertanyaan dari seorang reporter setelah memberikan pembaruan tentang Omicron COVID-19 varian selama konferensi pers harian di Gedung Putih pada 01 Desember 2021 di Washington, DC. Kasus pertama varian omicron di Amerika Serikat telah dikonfirmasi hari ini di California.
Dr. Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan Kepala Penasihat Medis Presiden, memberi isyarat saat menjawab pertanyaan dari seorang reporter setelah memberikan pembaruan tentang Omicron COVID-19 varian selama konferensi pers harian di Gedung Putih pada 01 Desember 2021 di Washington, DC. Kasus pertama varian omicron di Amerika Serikat telah dikonfirmasi hari ini di California. (Anna Moneymaker/Getty Images/AFP)

Direktur lama Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular NIH itu juga belum melakukan kontak dengan Biden baru-baru ini.

Fauci secara aktif terlibat dalam respos AS terhadap setiap pandemi sejak 1984.

Hubungan dengan Trump sempat tegang

Penampilan Fauci di depan publik di awal pandemi dilihat oleh banyak orang sebagai sumber kepastian di tengah tanggapan yang lebih kacau dari pemerintahan Trump.

Ketika publik memandang Dr Fauci sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya, dia sering secara terbuka mengkritik pendekatan yang diambil, dan hubungan antara dia dan Presiden Donald Trump menjadi semakin tegang.

Trump berulang kali secara verbal menyerang penasihat sains selama kampanye presiden 2020, mengisyaratkan pada satu titik dia akan memecat Fauci jika terpilih kembali.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus Seribu, Jubir Kemenkes: Jangan Panik, Tapi Tetap Waspada

Baca juga: Membiarkan Diri Terinfeksi Ulang Covid-19 Bisa Berdampak Serius Pada Organ Tubuh

Mantan Presiden Donald Trump berbicara kepada para pendukungnya pada rapat umum pada 02 April 2022 di dekat Washington, Michigan.
Mantan Presiden Donald Trump berbicara kepada para pendukungnya pada rapat umum pada 02 April 2022 di dekat Washington, Michigan. (Scott Olson/Getty Images/AFP)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.