Intelijen Ukraina Yakini Vladimir Putin Idap Sakit Berat, Berharap Meningga Tak Lebih Dua Tahun | 31left

TRIBUNNEWS.COM — Pejabat Ukraina percaya Presiden Rusia Vladimir Putin menderita penyakit “berat” dan berharap dia akan meninggal dalam waktu dua tahun, menurut kepala intelijen Ukraina, Mayor Jenderal Kyrylo O. Budanov.

Klaim Budanov bahwa Putin “tidak memiliki umur panjang di depannya” muncul dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh USA Today pada hari Sabtu.

Publikasi tersebut mencatat bahwa Budanov tidak memberikan bukti atas klaimnya.

Sementara Kremlin bersikeras bahwa Putin dalam keadaan sehat, masih ada pertanyaan tentang kondisinya. Awal bulan ini, Newsweek melaporkan bahwa laporan rahasia AS menyatakan presiden Rusia tampaknya telah menjalani pengobatan untuk kanker stadium lanjut pada bulan April.

Baca juga: Jurnalis Russia Today Arabic Sempat Terjebak di Republik Rakyat Donetsk

Budanov mengklaim pada bulan Mei bahwa Putin “sangat sakit” dengan kanker dan penyakit lainnya. Dia mengatakan kepada Sky News bahwa presiden Rusia berada dalam “kondisi psikologis dan fisik yang sangat buruk dan dia sangat sakit.”

Pada bulan yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membantah bahwa Putin sakit.

“Saya tidak berpikir bahwa orang waras dapat melihat pada orang ini tanda-tanda penyakit atau penyakit tertentu,” kata Lavrov selama wawancara dengan TF1.

Dia menambahkan bahwa Putin “muncul di depan umum setiap hari.”

Baca juga: Pangkas Pendapatan Pemerintahan Putin, Negara G7 Kompak Batasi Harga Minyak Rusia

“Anda dapat melihatnya di layar, membaca dan mendengarkan pidatonya,” kata Lavrov.

Newsweek telah menghubungi Kementerian Luar Negeri Rusia untuk memberikan komentar.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.