Intip Kecanggihan Teknologi Radiologi MRI 3 Tesla, Algoritmanya Dirancang Mirip Syaraf Manusia | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Unit Radiologi RS Premier Bintaro kini dilengkapi dengan teknologi terkini upaya menegakkan diagnosis yang lebih akurat dan manajemen klinis pasien yang lebih baik.

Diantaranya adalah di layanan radiologi diagnostik dan radiologi imaging. Seelain alat diagnosis dengan penggunaan Sinar X, ada juga pelayanan yang tidak menggunakan Sinar X, seperti USG.

Teknologi tercanggihnya saat ini adalah magnetic resonance imaging atau MRI 3 Tesla, yang sudah dilengkapi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence dan deep learning).

dr Riris Himawati, Sp.Rad menjelaskan, eknologi MRI dengan kecerdasan buatan tersebut merupakan teknologi masa depan. Algoritma processing MRI 3 Tesla yang dimiliki oleh RS Premier Bintaro saat ini dibuat menyerupai dan bekerja seperti jaringan syaraf manusia.

Antara lain, mampu menganalisa dan memproses 200,000 studi kasus, yang di kenal dengan deep learning, dan akhirnya menjadi pintar dan mempunyai kecerdasan buatan yang di sebut artificial intelligence seperti kecerdasan manusia.

Baca juga: Terawan Dipecat IDI, Komisi IX DPR Kecewa, Perhimpunan Dokter Radiologi Kirim Surat Keberatan

Teknologi MRI 3 Tesla bisa digunakan untuk berbagai jenis pemeriksaan pada semua organ seperti tulang belakang, organ dalam rongga perut, otot dan sendi, jantung, otak, bahkan dapat diterapkan pada kondisi ibu hamil yang memerlukan pemeriksaan MRI untuk memeriksa kondisi janin yang sedang dikandung.

Hal ini berguna untuk membantu pasien dan dokter dalam mengetahui detail yang tinggi mengenai kondisi organ yang sedang diperiksa dan sehingga diagnosis yang dihasilkan menjadi akurat dan meyakinkan.

Bagi pasien ini juga lebih memberi kenyamanan karena pemeriksaan MRI dapat dilakukan dengan sangat cepat, seperti pada pasien stroke dapat selesai dalam 5 menit.

MRI 3 Tesla di RS Premier Bintaro memiliki diameter gantri sudah 70 cm, sebelumnya hanya 60 cm. Pasien akan jauh lebih nyaman dan tidak takut masuk ke dalam lorong pemeriksaan;

Leave A Reply

Your email address will not be published.