IPW Apresiasi 3 Laporan soal Kasus Tewasnya Brigadir J Dilimpahkan ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya | 31left

TRIBUNNEWS.COM – Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengambil alih penanganan kasus tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Sehingga, kini dua laporan kasus Brigadir J dilimpahkan dari Polda Metro Jaya ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Pelimpahan kasus ini, kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, karena peristiwa itu melibatkan anggota yang tergabung dalam satuan tugas khusus (satgassus) yang sebelumnya dibentuk Kapolri sendiri.

“Dari penelusuran IPW, Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat yang tewas ditembak merupakan anggota satgassus.”

“Sementara yang menembak yakni Bharada Richard Eliezer (Bharada E) juga anggota satgassus,” kata Sugeng dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (31/7/2022).

Apalagi, lanjut Sugeng, lokasi kejadian baku tembak terjadi di rumah Kepala Satgassus (kasatgassus) Irjen Ferdy Sambo yang saat itu merangkap selaku Kadiv Propam Polri.

Baca juga: Orang Dekat Ferdy Sambo Diperiksa Komnas HAM soal Kasus Brigadir J, Besok Giliran 1 Ajudan dan 2 ART

“Kedua-duanya, baik Briptu Nopryansah Yosua dan Bharada Richard Eliezer juga merupakan ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo,” kata Sugeng.

Karena itu, menurut IPW, Kapolri Jenderal Listyo Sigit harus tegas menangani kasus ini sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar proses hukum berjalan terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.

Agar Tidak Bias

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.