Jokowi Undang 48 Pj Kepala Daerah ke Istana, Pengamat Menilai Rentan Intervensi Politik | 31left

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengundang 48 Penjabat (Pj) Kepala Daerah ke Istana Negara, Selasa (7/6/2022).

Adapun tujuan Presiden mengundang 48 Pj Kepala Daerah dalam rangka memberi pengarahan terkait tertib manajemen keuangan daerah dan tertib pelaksanaan program di daerah ke depannya.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa memberi tanggapan mengenai hal tersebut.

Herry menilai langkah Jokowi mengundang 48 Pj Kepala Daerah ke istana bukan urgensi saat ini.

Menurut dia, upaya Jokowi mengundang sejumlah penjabat tersebut tidak serta merta menyelesaikan polemik.

“Baiknya Jokowi panggil Mendagri Tito agar ke depannya proses itu tak menimbulkan pro dan kontra,” ucap Herry Mendrofa, Selasa 7 Juni 2022.

Herry justru menduga dengan adanya undangan kepada 48 Pj Kepala Daerah ke istana akan menciptakan opini negatif terkait jabatan tersebut.

“Tak perlu undang karena atasan langsung itu adalah Mendagri. Cukup memanggil Tito, lakukan evaluasi dan koreksi itu yang benar,” kata Herry.

Bahkan ia pun melihat undangan ini rentan atas intervensi politik.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.