Kapolresta Solo Ungkap Jumlah Anggota dan Kegiatan Khilafatul Muslimin di Laweyan  | 31left

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Kelompok Khilafatul Muslimin tengah menjadi sorotan, karena diduga menyebarkan ajaran yang menentang Pancasila.

Pemerintah melalui BNPT menduga Khilafatul Muslimin menyebarkan faham khalifah.

Organisasi ini tengah menjadi sorotan, terlebih usai viral aksi konvoi dan penangkapan pimpinan kelompok Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja pada Selasa (7/6/2022) di Lampung.

Baca juga: Lima Orang Pengurus Khilafatul Muslimin di Solo Dipanggil Polisi

Baca juga: Datangi Kantor Khilafatul Muslimin di Solo, Polisi Copot Papan Nama dan Sita Brosur 

Keberadaan Khilafatul Muslimin ini juga ditemukan di Kota Solo.

Bahkan kantornya secara terang-terangan memasang dua plakat bertuliskan Khilafatul Muslimin Ummul Quro Kota Solo, dan Khilafatul Muslimin Kemas’ulan Laweyan.

Pemasangan plakat itu berada di rumah milik Walimin di Gang Sawo 4 nomor 8, RT 1/IX Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, Khilafatul Muslimin di Solo telah berhasil menjaring puluhan orang.

“Anggotanya ada 31 orang, 19 diantaranya warga aktif,” katanya, Kamis (9/6/2022).

Kantor Khilafatul Muslimin Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Kantor Khilafatul Muslimin Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. (TribunSolo.com/Agil Trisetiawan)

Khilafatul Muslimin di Solo sudah cukup lama berdiri.

Mereka sering menggelar kegiatan rutin, yang diikuti anggota Khilafatul Muslimin.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.