Kasus Bayi Meninggal di RSUD Jombang Berakhir Damai, Bagaimana Kasus Itu Bermula? | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dr Siti Khalimah menyampaikan perkembangan kasus bayi meninggal di RSUD Jombang karena ‘dipaksa’ lahir normal.

Dokter Siti menjelaskan, pihak RSUD Jombang dan keluarga pasien telah menemui titik terang atas kejadian tersebut.

“Kedua belah pihak telah melakukan mediasi. Dijelaskan dan keduanya menerima dan memahami (ada kesalahan komunikasi),” kata dokter Siti saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (4/8/2022).

Ia pun menerangkan, telah terjadi kesalahan komunikasi, dimana saat merujuk Puskesmas menyampaikan pada keluarga bahwa pasien mengalami pre eklampsia, namun keluarga mendengarkan sebagai operasi.

“Sudah dilakukan mediasi antara RS dengan keluarga pasien dan semua bisa memahami,” imbuhnya.

Siti pun menjelaskan mula kejadian tersebut.

Sebelumnya, ia telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Baca juga: Pengakuan Ayah Bayi yang Meninggal di RSUD Jombang, Sebut Tetap Dipaksa Normal Meski Harusnya Sesar

Diawali dengan pasien dirujuk dari Puskesmas Sumobito ke RSUD Jombang dengan diagnosis preeklampsia.

Preeklampsia adalah kondisi dimana ibu hamil mengalami peningkatan tekanan darah sehingga bisa membahayakan ibu maupun bayinya. 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.