Kecelakaan pesawat Nepal: 2 orang Amerika, 2 penduduk tetap yang sah tewas di Himalaya | 31left

Dua orang Amerika dan dua penduduk tetap AS yang sah berada di dalam pesawat Yeti yang jatuh di Nepal pada hari Minggu, Departemen Luar Negeri AS mengkonfirmasi pada hari Rabu.

“Doa kami bersama keluarga mereka yang ada di pesawat,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price, Rabu. “Amerika Serikat siap mendukung Nepal dengan cara apa pun yang kami bisa pada saat yang sulit ini.”

Penerbangan Yeti Airlines dari Kathmandu yang jatuh ke ngarai di kaki pegunungan Himalaya pada hari Minggu, menewaskan 72 orang di dalamnya, diko-pilot oleh Anju Khatiwada, yang telah mengikuti pelatihan pilot selama bertahun-tahun di Amerika Serikat setelah suaminya meninggal dalam kecelakaan pesawat. Kecelakaan pesawat 2006 saat terbang untuk maskapai yang sama.

NEPAL CRASH: VIDEO DARI DALAM PESAWAT MENUNJUKKAN MOMEN TERAKHIR PENUMPANG

Petugas penyelamat Nepal memeriksa reruntuhan di lokasi kecelakaan pesawat di Pokhara, Nepal, Senin, 16 Januari 2023.

Petugas penyelamat Nepal memeriksa reruntuhan di lokasi kecelakaan pesawat di Pokhara, Nepal, Senin, 16 Januari 2023.
(Foto AP/Krishna Mani Baral)

Rekan-rekannya menggambarkan dia sebagai pilot terampil yang sangat termotivasi, The Associated Press melaporkan. Pada hari Selasa, pihak berwenang mulai mengembalikan beberapa jenazah yang teridentifikasi kepada anggota keluarga dan mengatakan mereka mengirim perekam data pesawat ATR 72-500 ke Prancis untuk dianalisis untuk menentukan apa yang menyebabkan kecelakaan itu.

Tim penyelamat menjelajahi lokasi kecelakaan di reruntuhan pesawat penumpang di Pokhara, Nepal, Senin, 16 Januari 2023.

Tim penyelamat menjelajahi lokasi kecelakaan di reruntuhan pesawat penumpang di Pokhara, Nepal, Senin, 16 Januari 2023.
(Foto AP/Yunish Gurung)

Khatiwada mulai terbang untuk Yeti Airlines pada tahun 2020 — empat tahun setelah suaminya, Dipak Pokhrel, meninggal dalam kecelakaan. Dia sedang menerbangkan pesawat DHC-6 Twin Otter 300 untuk maskapai yang sama ketika jatuh di distrik Jumla Nepal dan terbakar, menewaskan sembilan orang di dalamnya. Khatiwada kemudian menikah lagi.

Foto tak bertanggal yang disediakan oleh Deepak Jaiswal ini menunjukkan adik laki-laki Deepak, Sonu Jaiswal, 25, yang meninggal dalam kecelakaan udara di Nepal pada Minggu, 15 Januari 2023.

Foto tak bertanggal yang disediakan oleh Deepak Jaiswal ini menunjukkan adik laki-laki Deepak, Sonu Jaiswal, 25, yang meninggal dalam kecelakaan udara di Nepal pada Minggu, 15 Januari 2023.
(Deepak Jaiswal via AP)

Di dalam pesawat, penumpang Sonu Jaiswal sedang merekam smartphone saat pesawat turun beberapa detik sebelum berbelok ke kiri dan menabrak jurang. Kamera melanjutkan untuk merekam suara melengking mesin bersama dengan api dan asap.

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Kematian Khatiwada dan Jaiswal adalah bagian dari pola mematikan di Nepal, negara yang telah mengalami serangkaian kecelakaan udara selama bertahun-tahun, dengan hari Minggu menjadi yang paling mematikan dalam 30 tahun. Kecelakaan di masa lalu sebagian disebabkan oleh medan yang sulit, cuaca buruk, dan armada yang menua.

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *