Keluarga Tahanan Geruduk Polres Muna, Minta Propam Usut Tewasnya Amis Ando Usai 12 Jam Ditahan | 31left

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI – Tewasnya tahanan bernama Amis Ando usai ditahan selama 12 jam di Polres Muna berbuntut panjang.

Polisi sudah menjelaskan rangkaian penangkapan hingga Amis Ando dinyatakan meninggal.

Sementara pihak keluarga menemukan banyak kejanggalan pada kasus tewasnya Amis Ando.

Akhirnya sejumlah keluarga tahanan Amis Ando menggeruduk Mapolres Muna di  Jl By Pass, Kecamatan Raha 1, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (6/5/2022).

Mereka meminta polisi bertanggung jawab atas tewasnya Amis Ando usia ditahan selama 12 jam di Mapolres Muna.

demo tahanan MD di Polres Muna
Sejumlah keluarga tahanan yang tewas di sel menggeruduk Markas Kepolisian Resor (Mapolres Muna) Jl By Pass, Kecamatan Raha 1, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (6/5/2022). Mereka meminta polisi bertanggung jawab atas tewasnya tahanan bernama Amis Ando usia ditahan selama 12 jam di Mapolres Muna.

Baca juga: Ditahan 12 Jam, Tahanan Polres Muna Tewas, Keluarga Tak Terima, Sempat Bersitegang dengan Polisi

Baca juga: Kapolres Muna Bersuara Soal Tahanan Amis Ando Tewas Setelah 12 Jam Ditahan 

Baca juga: Lebam dan Mulut Berbusa, Keluarga Beberkan Kejanggalan Tewasnya Amis Ando Setelah 12 Jam Ditahan

Awalnya, aksi demonstrasi berlangsung damai, tiba-tiba menjadi ricuh ketika keluarga korban memaksa masuk ke dalam Mapolres Muna.

Namun, kehendak massa dihalangi aparat kepolisian yang berjaga, sehingga aksi saling dorong tak terhindarkan.

Situasi kembali kondusif setelah pihak keluarga mengurungkan niat untuk merangsek masuk ke dalam Mapolres Muna.

Tak berapa lama, situasi kembali tegang dan berujung ricuh kala demonstran hendak membakar ban bekas.

Kakak korban, Nisam Ando mendesak Propam untuk memeriksa sejumlah polisi yang melakukan penangkapan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.