Kemenag Sesalkan Video YouTube Viral soal Uang Jemaah Haji Hilang, Sebut Tak Sesuai Fakta | 31left

TRIBUNNEWS.COM, MEKKAH – Kementerian Agama melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Mekkah memprotes sebuah konten di YouTube soal insiden dialami jemaah haji Indonesia yang viral.

Konten itu menceritakan jemaah haji Indonesia asal Jawa Barat mengalami peristiwa kehilangan uang di Mekkah.

Jemaah tersebut diceritakan kehilangan uang sebesar Rp 30 juta di hotel tempat ia menginap.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Mukhammad Khanif, mengatakan, konten itu merugikan pihaknya, karena peristiwa yang sebenarnya tak diceritakan dengan utuh oleh pembuat konten.

Khanif menceritakan, peristiwa itu terjadi pada 15 Juli 2022 di Sektor 5, wilayah Misfalah – Makkah yang dihuni oleh jemaah asal Provinsi Jawa Barat.

Dalam peristiwa sebenarnya, memang benar terjadi kehilangan uang. Tapi, si YouTuber tak menceritakan bila uang jemaah yang hilang itu langsung diganti oleh pihak hotel.

Baca juga: Jurnalisnya Menyelinap ke Mekah hingga Liput Ibadah Haji, Menteri Israel: Bodoh dan Berbahaya

Pada waktu itu, tiga jemaah melapor kehilangan uang sebesar 2500 riyal, 900, dan 100 riyal.

“Total, uang yang hilang adalah Rp 14 juta, bukan Rp 30 juta sebagaimana disampaikan dalam konten YouTube itu,” kata Khanif, ditemui di Mekkah, Kamis (21/7/2022).

Khanif mengatakan, uang yang hilang itu diganti di hari yang sama oleh pengelola hotel.

“Penggantian dilakukan pada hari yang sama. Pihak manajemen hotel sebelumnya minta penjelasan kronologis dari jemaah, lalu menghitung jumlah kerugian, langsung memberikan uang penggantinya,” terang Khanif.

Menurut Khanif, dalam salah satu klausul kontrak antara hotel dan PPIH, memang disebutkan, apabila ada kehilangan dalam kamar jemaah/hotel karena dicuri, maka pihak manajemen akan bertanggungjawab terkait kehilangan tersebut.

Khanif mengatakan pihaknya sudah menghubungi YouTuber tersebut untuk meminta klarifikasi dan penjelasan.

Menurut Khanif, YouTuber itu mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

“Ini sebenarnya tidak perlu terjadi. Dia sudah minta maaf atas kesalahannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” tandasnya. (*)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.