Kementan Ajak Petani Milenial Manfaatkan KUR dan Aplikasikan Teknologi Smart Farming | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sektor pertanian di era revolusi industri 4.0 terus mengalami perubahan terjadi seiring berkembangnya unsur teknologi dalam berbagai tahapan produksinya.

Tak bisa dipungkiri hal itu terjadi karena tingginya keinginan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian berkali lipat dari sebelumnya serta mendapatkan hasil pertanian yang berkualitas.

Namun tentu saja dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi dalam berbagai bidang yang mendukungnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2022 ini Kementerian Pertanian (Kementan) melalui melalui Youth Enterpreneurship Supporting Services (YESS) Programme kembali menggelar Pelatihan Agribisnis Smart Farming dan Kredit Usaha Rakyat.

Baca juga: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Dukung Kementan Kembangkan Pangan Lokal

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan serupa yang dilaksanakan pada bulan Februari 2022.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.

“Generasi Z juga harus bisa mengikuti perkembangan dari zaman, harus berani menjadi petani yang modern atau mendirikan start-up pertanian,” tegas Mentan Syahrul seperti dikutip, Sabtu (30/7/2022).

Hal yang sama diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi yang menegaskan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.

“Petani milenial juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pangan nasional. Petani milenial wajib melek teknologi saling berkolaborasi dengan penyuluh dan insan tani lain, saling menguntungkan. Pelatihan smart farming merupakan bagian dari berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang pertanian, sehingga penerapan teknologi harus dilakukan dalam berusahatani kedepan,” tegas Dedi.

Menurut dia tantangan bagi petani milenial di Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris ini adalah harus mampu melakukan modernisasi pertanian menerapkan alat mesin pertanian dan internet of things (IoT).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.