Kementerian Luar Negeri Jepang Berikan Penghargaan kepada Yenny Wahid | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Kementerian Luar Negeri Jepang memberikan penghargaan kepada Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, atas kontribusinya yang signifikan dalam membangun hubungan Indonesia-Jepang.

‎Duta Besar (Dubes)Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji mengatakan, putri kedua Presiden Indonesia Keempat Gus Dur itu telah berkomitmen untuk mempromosikan masyarakat yang demokratis, plural dan toleran berdasarkan ide-ide moderat.

“Beliau memiliki rekam jejak yang panjang dalam mempromosikan hubungan persahabatan antara Jepang dan Indonesia, baik melalui berbagai upaya pertukaran budaya maupun melalui kerja kolaborasi yang lebih khusus,” kata Dubes Kanasugi Kenji dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, Kamis (16/6/2022) malam. 

Baca juga: Yenny Wahid Sebut Perempuan Rentan Jadi Korban Paham Ekstrimisme

Yenny Wahid juga dinilai berhasil mengembangkan inisiatif Desa Damai (Peace Village), yang merupakan prakarsa bersama Wahid Foundation dan UN Women untuk memperkuat perempuan di tingkat akar rumput dalam mencegah intolansi dan ekstremisme kekerasan. 

Pemerintah Jepang memberi dukungan signifikan terhadap pengembangan Desa Damai, khususnya di awal fase perintisan. Sejak 2017, Desa Damai telah menjangkau ribuan perempuan akar rumput di lebih dari 30 desa di Pulau Jawa, dan kini berkembang di luar Pulau Jawa.

Menurut Dubes Kenji, penghargaan tersebut diharapkan dapat kian menggerakkan individu dan organisasi yang berperan kuat dalam memajukan persahabatan dan kerjasama antara Jepang dan Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang menghasilkan manfaat luar biasa ini. Desa Damai merupakan program Wahid Foundation yang dipimpin Ibu Yenny Wahid untuk memperkuat perempuan sebagai agen perdamaian melalui penguatan ekonomi, pelatihan kepemimpinan dan penguatan pemahaman mengenai toleransi dan keberagaman,” ujar Dubes Kenji.

Pemerintah Jepang juga menilai, Yenny Wahid banyak memainkan peran dalam mempererat hubungan Indonesia-Jepang di berbagai bidang, termasuk di bidang politik, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya.

“Kami memiliki kepentingan dan tujuan strategis serta nilai-nilai universal yang sama, seperti demokrasi, supremasi hukum, dan memiliki energi yang sama untuk memperkuat saling pengertian dan hubungan antara Jepang dan di Indonesia,” ujarnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.