KH Maman: Pesantren akan Jadi Basis Produksi Konten-konten Digital Mencerdaskan  | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –
Era digital membuat distribusi informasi kian cepat, ini pula yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan dakwah umat, termasuk juga bagi kalangan santri di pondok pesantren.  

Perhimpunan INTI bersinergi dengan pondok-pondok pesantren di Indonesia menggagas pembangunan ekosistem digital, produknya berupa video yang nantinya bakal ditampilkan di aplikasi Kodipest.

Kolaborasi ini diharapkan mendorong para santri di pondok pesantren untuk memiliki produk digital yang profesional dan menarik. 

Sebagai langkah awal, hari ini KodiPest pun menggelar workshop yang bertajuk ‘Kebangkitan Para Santri di Era Digital 2022’. Workshop ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat.

Hadir dalam acara itu Ketua Umum Perhimpunan INTI dan Dewan Pembina Kodipest, Teddy Sugianto serta Direktur CAIH Indonesia dan Pencetus KodiPest Loretta Thamrin. 

Baca juga: Sucofindo Bantu Tingkatkan Kapasitas Usaha Mikro dan Kecil Hadapi Tantangan Era Digital

Sementara peserta workshop yakni para perwakilan santri dan ustaz dari pondok pesantren di Jawa Barat.

Ada empat tokoh yang jadi pembicara dalam workshop ini. 

Ada Anggota DPR RI sekaligus Pengasuh Ponpes Al-Mizan KH Maman Imanulhaq yang memaparkan tentang ‘Pesantren untuk Kebaikan Dunia’, ada juga Direktur Fokus Institute & Tim KodiPest M.F. Zaky Mubarok yang berbicara mengenai ‘Mewaspadai Medsos Kaum Intoleransi dan Sosialisasi Program Kodipest’.

Founder Padasuka TV Yusuf Mars banyak bicara tentang tema ‘Kebangkitan Santri di Era Digital’.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.