Kinerja Operasional Meningkat, Pelindo Raup Pendapatan Rp 7,1 Triliun di Kuartal I-2022 | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatatkan pertumbuhan positif pada kinerja operasional maupun keuangan perusahaan di kuartal I-2022.

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan, untuk kinerja arus peti kemas mencapai 4,2 juta TEUS atau meningkat sebesar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Demikian juga arus barang yang terealisasi sebesar 37 juta ton, atau tumbuh 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Melonjak 4 Kali Lipat, Pelindo Layani Lebih dari 1 Juta Pemudik di Periode Mudik Lebaran

Sementara itu, arus kapal yang keluar masuk pelabuhan mencapai 283 juta gross tonnage (GT) atau tumbuh sebesar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasi, kinerja keuangan juga menunjukan tren positif yaitu pendapatan bulan Maret 2022 mencapai Rp7,1 triliun atau meningkat 7 persen secara tahunan (Year on Year/yoy).

Sementara itu, EBITDA terealisasi sebesar Rp2,2 triliun atau naik sebesar 7 persen (yoy) dan Laba Bersih tercatat sebesar Rp670 miliar, tumbuh 46 persen (yoy).

“Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik serta transformasi yang terus berjalan di internal perusahaan, kami optimis kinerja Pelindo akan terus meningkat dan dapat memenuhi harapan para pemegang saham,” ucap Arif di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Memasuki 6 bulan pasca Penggabungan Pelindo, Perseroan telah mengambil sejumlah langkah aksi korporasi.

Seperti adanya penyelesaian Inbreng atau pengalihan saham Pelindo pada anak perusahaan kepada Subholding sesuai dengan kluster masing-masing.

Baca juga: Sinergi Kemenhub dan Pelindo Tingkatkan Produktivitas Pelabuhan Jayapura & Tol Laut Indonesia Timur

Yaitu kepada Subholding Terminal Petikemas (SPTP), Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), dan Subholding Pelindo Solusi Logistik (SPSL).

Langkah ini dilakukan untuk mempertajam core competence dan spesialisasi bisnis Pelindo pasca merger, yang diharapkan dapat bermuara pada peningkatan layanan dan konektivitas kepelabuhanan, serta integrasi rantai nilai pelabuhan-hinterland.

“Pelindo akan terus berupaya menjaga kelancaran arus barang dan penumpang di Pelabuhan melalui kesiapan operasional 24/7, dengan SDM yang handal, didukung teknologi serta sistem digitalisasi yang terbarukan untuk menjangkau seluruh aktivitas layanan kepelabuhanan,” pungkas Arif.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.