King Gunawan: Tidak Ada Aura Yang Dapat Disebut Bagus Sebab Tidak Ada Manusia Yang Sempurna | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ahli foto aura, King Gunawan mengungkapkan berbagai jenis warna yang memperlihatkan karakter seseorang.

King yang bisa disebut sebagai satu-satunya orang Indonesia yang mempelajari keahlian foto aura dan gelombang elektromagnetik itu menyampaikan, foto aura bisa dilakukan anak-anak mulai usia 4 tahun.

“Anak-anak usia 4 tahun sudah bisa difoto aura karena karakternya 80 persen sudah terbentuk,” ungkap King. 

Dengan foto aura, kata King, dapat dilihat apakah anak-anak itu kreatif, atau pasif.

“Dia lebih menggunakan otak, logika atau lebih menggunakan emosi, tanpa pikir langsung bertindak,” jelasnya.

Namun demikian, pria kelahiran Jakarta, 1 November 1949 itu menjelaskan, karakter pada anak dapat berubah seiring waktu tapi tidak akan jauh dari dasar atau basic waktu pertama kali difoto. 

“Misalnya waktu pertama kali difoto itu ‘merah’, nanti 5 tahun kemudian nggak mungkin dia jadi putih itu kan jaraknya jauh sekali. Mungkin turun jadi jingga atau kuning. Kan urutannya mejikuhibiniu, dari merah dia turun sedikit ke warna jingga atau orange atau kuning, kecampur hijau biasanya begitu yang saya alami. Bisa berubah karena manusia itu dinamis, bertumbuh, berkembang tergantung lingkungan hidup, pendidikan,” paparnya.

King mengungkapkan, banyak yang foto aura waktu sekolah dasar setelah kuliah dilihat perbandingannya. Ternyata sifat dasar yang dulunya merah, emosi, nekat, ceroboh itu masih terbawa. 

King juga menjelaskan, tidak ada aura yang dapat disebut bagus. Sebab, tidak ada manusia yang sempurna. 

“Yang penting warna itu jangan terlalu banyak campuran. Misalnya jangan kuning kehijau-hijauan, terus di cakra lain ada warna biru. Kan Ada 7 cakra jadi dalam 7 cakra yang direkam itu bisa ada 5 warga, itu kurang bagus,” tuturnya.

Warna kuning dalam foto aura, kata King, bersifat ceria, humoris, pikiran orang dengan warna tersebut lebih kreatif. 

Sementara, warna biru, nila, ultraviolet atau indigo dan putih merupakan warna spiritual. Putih juga merupakan warna yang sangat sulit ditemukan dalam foto aura.  

Sementara, warna yang dominan adalah kuning, hijau, oranye. 

“Kalau dominan putih, itu suci bersih, pikiran dia, hati dia nggak pikir macam-macam, nggak pikir duniawi pokoknya apa adanya dia jalankan. Biasanya, kuning, hijau orange itu paling banyak. Yang paling sedikit, jarang warna putih. Seratus belum tentu 1. Kalau untuk karyawan bagus warga kuning, oranye. Hijau masih oke,” urainya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.