Kisah Pengendara Pusing Tujuh Keliling Terjebak Macet Jalur Arteri Imbas One Way Puncak Arus Balik | 31left

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Diberlakukanya sistem one way pada puncak arus balik Jumat (6/5) menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.

Satu di antaranya yakni sekitar Gerbang Tol Cikampek Utama.

Pengamatan di lokasi, kemacetan mengular panjang.

Penumpukan volume kendaraan bahkan melebar hingga ke jalur arteri.

Para pengendara dialihkan ke Jalan Pantura sehingga Tol Cikampek hanya diberlakukan ke arah Jakarta saja.

Baca juga: Mobil Bak Terbuka Angkut Puluhan Santri Usai Ziarah Senggolan dengan Truk dan Hantam Tembok di Bogor

Baca juga: Sopir Angkot di Bogor yang Pingsan Ditolong Polisi ke RS Ternyata Alami Serangan Jantung

Baca juga: 42 Tahun Jadi Sopir Bus AKAP, Parmin Mampu Sekolahkan Tiga Anaknya hingga Sarjana

Satu dari pengendara yakni Rizki terkena dampak adanya kebijakan tersebut.

Ia pun pusing tujuh keliling karena harus terjebak macet berjam-jam.

“Lebih dari 2 jam macet tidak bergerak,” ujar Rizki.

Ia dialihkan ke jalan arteri. Di dalam tol terjadi kemacetan begitu juga dengan di jalur arteri.

“Dikira saya tadi cuma ada contraflow saja. Ini harus lewat Jalan Pantura tidak bisa lewat tol karena satu arah,” ucapnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.