Komisi II DPR Siap Kawal Efektivitas dan Efesiensi Anggaran Pemilu 2024 | 31left

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, sependapat soal anggaran yang telah ditetapkan bagi pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mencapai Rp76,6 triliun harus digunakan seefektif dan seefisien mungkin.

Rifqi menyatakan siap untuk mengawal penggunaan dari total keseluruhan anggaran yang ditetapkan tersebut, yang mana ada beberapa mata anggaran yang kemudian dapat dilakukan efisiensi, terutama pada anggaran yang bersifat non elektoral.

“Memang ada beberapa anggaran yang bersifat nonelektoral misalnya penyiapan kendaraan, infrastruktur kantor yang sebenarnya ada di dalam anggaran KPU Rp 76,6 triliun itu termasuk antisipasi kalau misalnya Covid-19 masih berlangsung,” kata Rifqi kepada wartawan, Sabtu (11/6/2022).

Politikus PDIP itu meminta kepada KPU sebagai pelaksana untuk berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait efisiensi tersebut dapat dilakukan secara optimal.

Baca juga: Sindir Manuver dari Elite Politik Menuju Pemilu 2024, Hasto PDIP: Kami Tak Tergoda

“Kami sedang meminta KPU berkoordinasi dengan kementerian lembaga lain agar dapat di handel kementerian lembaga lainnya, misalnya pengadaan APD untuk Covid-19 ya bisa diserahkan pada Kemenkes saja, sedangkan infrastruktur biar dijalankan oleh KemenPU. Sehingga pengelolaan anggarannya tidak full dikelola KPU,” kata dia

“Dan itu bisa memangkas anggaran yang telah ditentukan. Dan diperkirakan lebih dari Rp 20 triliun akan terpangkas,” tandasnya

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin audiensi DPR dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membahas persiapan pelaksanaan Pemilu 2024.

Puan menyoroti sejumlah hal, termasuk mengenai efektivitas anggaran pesta demokrasi itu.

Baca juga: Bahas Rp 6 Triliun yang Belum Cair, KPU Akan Segera Rapat Terkait Anggaran dengan DPR

‚ÄúSudah sama-sama disepakati antara KPU dan DPR melalui Komisi II dan Pemerintah bahwa tahapan pemilu akan dimulai insyaallah sesuai dengan jadwal yang ada yakni 14 Juni 2022,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022).

Puan juga mengingatkan mengenai efektivitas anggaran yang telah disepakati antara DPR dan pemerintah sebesar Rp76,6 Triliun.

“Anggaran Pemilu 2024 agar dilakukan secara efektif dan efisien serta dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan sejak dimulainya tahapan pemilu,” ujar Puan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.