Komisi III DPR: Kalau Kinerja KPK Turun, Maka Ini Tantangan bagi Pimpinannya Sekarang | 31left

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani, menanggapi soal hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan KPK sebagai lembaga penegak hukum paling tak dipercaya publik.

“Ya begini kalau KPK turun, maka itu tantangan kepada pimpinan KPK sekarang untuk kemudian memperbaikinya meningkatkannya kembali pada zaman-zaman sebelumnya,” kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Sabtu (11/6/2022).

Wakil Ketua Umum PPP itu menolak jika KPK turun tingkat kepercayaannya dikaitkan dengan UU KPK yang menuai pro dan kontra.

Baca juga: KPK Diminta Berani Usut Dugaan Penghilangan Barang Bukti Terkait Kasus Korupsi

“Mana ada UU itu semua rakyat indonesia 270 juta rakyat menerima semua, pasti ada yang menolak, begitu,” kata dia.

Maka itulah, dia menilai ini menjadi persoalan pada pelaksanaan kewenangan di KPK.

“Kalau pelaksanaan kewenangan itu ada pada tataran siapa yang ada di dalam, bukan pada UU, begitu,” kata dia.

Dia kemudian menjelaskan bahwa usai UU KPK yang baru, ada para pejabat mulai dari kepala daerah hingga menteri yang dicokok KPK.

“Itu kan positif juga. Nah kalau kemudian sekarang dianggap tidak lagi menggigit, maka itu persoalan-persoalan dari implementasi dari UU, bukan soal kewenangannya,” tandasnya.

Sebelumnya, Dalam hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparat penegak hukum yang paling tidak dipercaya oleh masyarakat.

Baca juga: Buktikan Uang Suap Abdul Gafur Mengalir ke Musda, KPK Bakal Panggil Petinggi Demokrat di Persidangan

admin

1 thought on “Komisi III DPR: Kalau Kinerja KPK Turun, Maka Ini Tantangan bagi Pimpinannya Sekarang | 31left

Leave a Reply

Your email address will not be published.