Kopda Muslimin Perintahkan Tembak Kepala Istrinya, Eksekutor Tolak Karena Hal Ini | 31left

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG-  Kopda Muslimin meminta kepada para pembunuh bayaran agar menembak kepala istrinya, Rina Wulandari.

Permintaan Kopda Muslimin tersebut tidak dilaksanakan sepenuhnya oleh para eksekutor.

Baca juga: Kopda Muslimin Belum Ditemukan, Dandim Pastikan Pelaku Akan Dipecat

Keempat orang eksekutor yang terlibat penembakan yakni  Sugiono alias Babi,  Ponco Aji Nugroho, Supriono, dan Agus Santoso. Mereka mendapatkan senjata api dari  tersangka Dwi Sulistiono.

Keempat pelaku melancarkan aksi penembakan berdasarkan perintah dari suami korban Kopda Muslimin.

“Perintahnya melalui telepon. Saya juga dibantu oleh Agus,” ujar Sugiono saat dihadirkan mensingkronkan keterangan di Polrestabes Semarang, Rabu (27/7/2022).

Menurutnya, Kopda Muslimin memerintahkannya mengejar dan membuntuti korban saat menjemput sekolah anaknya.

Kopda Muslimin meminta menembak istrinya sebelum ada anaknya.

“Namun kendalanya saat menguntit tidak terkejar. Akhirnya Agus meminta untuk berkumpul semua di dekat gang,” tutur dia.

Baca juga: Prahara Rumah Tangga Kopda M Terungkap, Bukan Demi Selingkuhan, Ini Alasannya Ingin Bunuh Istri Sah

Dikatakannya Kopda Muslimin memerintahkan agar tembakan tidak mengenai anaknya.

Dia diperintah menembak kepala korban. Namun hal tersebut ditolaknya dan memilih menembak bagian perut.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.