Kremlin Kritik Upaya Barat Jarah Aset Rusia yang Dibekukan untuk Rekonstruksi Ukraina | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
 
TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW – Rusia akan melakukan segala cara untuk menghentikan Barat menyita dan menjarah aset internasionalnya yang dibekukan untuk membayar rekonstruksi Ukraina pasca perang.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengkritik persetujuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (14/11/2022), atas resolusi yang menyatakan Rusia harus memberikan ganti rugi kepada Ukraina karena kerusakan yang ditimbulkan dalam perang yang sudah berlangsung selama sembilan bulan.

Pihak Barat membekukan sekitar setengah atau lebih dari 300 miliar dolar AS dari cadangan aset internasional Rusia, setelah Moskow mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina pada 24 Februari.

Baca juga: Ukraina Sanjung China atas Kritik Terhadap Ancaman Penggunaan Nuklir oleh Rusia

“Rusia akan melakukan segala kemungkinan untuk melawan upaya Barat untuk menjarah cadangan kami,” kata Peskov dalam pernyataannya hari ini, Selasa (15/11/2022), yang dikutip dari Reuters.

Peskov menuduh Barat melakukan pemerasan dan melanggar semua dasar dan aturan kepemilikan pribadi serta hukum internasional.

Juru bicara Rusia juga mengatakan, langkah-langkah PBB merupakan upaya menggunakan forum global untuk ‘meresmikan perampokan’.

Saat ditanya apakah Rusia siap untuk berpartisipasi dalam pemulihan infrastruktur Ukraina yang rusak selama konflik, Peskov mengatakan,  hal itu tidak mungkin.

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina di KTT G20: Formula Zelensky untuk Perdamaian, Jokowi Minta G20 Akhiri Perang

Resolusi PBB, yang didukung oleh 94 dari 193 anggota majelis dengan 14 suara menentang, mengatakan Rusia harus menanggung konsekuensi hukum dari semua tindakan salah secara internasional, termasuk membuat reparasi untuk cedera, termasuk kerusakan apa pun, yang disebabkan oleh tindakan semacam itu.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *