Liga 1: Ferry Paulus Ingin Kapolri Memberikan Izin Dengan Segala Pemaparan Yang Sudah Disiapkan | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus beserta jajarannya telah mengadakan rapat dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali  yang membicarakan terkait kelanjutan Liga 1 2022/2023.

Pertemuan tersebut belum menghasilkan kepastian Liga 1 kapan akan bergulir, lantaran pihak kepolisian dalam hal ini Kapolri belum memberikan izin.

Untuk itu, Menpora mengagendakan untuk bisa berdiskusi dengan Kapolri terkait kelanjutan Liga 1.

Sambil menunggu hasil diskusi Menpora dan Kapolri, pihak PT LIB juga akan menggandakan sowan kepada Kapolri.

Menpora Zainudin Amali bersama dengan Dirut PT LIB Ferry Paulus saat memaparkan hasil rapat kelanjutan LIga 1 2022/2023 di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/20220.
Menpora Zainudin Amali bersama dengan Dirut PT LIB Ferry Paulus saat memaparkan hasil rapat kelanjutan LIga 1 2022/2023 di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/20220. (tribunnews.com/majid)

Ferry Paulus ingin Kapolri bisa memberikan izin dengan segala pemaparan yang sudah disiapkan.

“Kita akan melakukan beberapa langkah, tentu tentang perizinan, sowan dengan kepolisian untuk menyampaikan bahwa apa yang bisa kita sinergikan kaitannya dengan Perpol (Peraturan Polisi) dan lain-lainnya. Optimistis dua minggu ini beres lah,” kata Ferry Paulus di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Ferry Paulus menjelaskan jika Liga bergulir dengan opsi tanggal terakhir yang sebelumnya PT LIB sudah canangkan yakni 2 Desember 2022, nantinya akhir Liga 1 tidak akan bentrok dengan Piala Dunia U-20 yang bergulir pada 20 Mei 2022.

Hal lainnya yang menurut eks direktur olahraga Persija itu Liga 1 bulan Desember harus bergulir yakni mengenai kontrak para pemain yang berakhir pada April 2023.

“Ya tidak lah (bentrok Piala Dunia U-20-red), karena kan memang maksimal Liga 1 dan Liga 2 itu masih satu minggu sebelum Idul Fitri sudah berakhir, jadi itu yang paling memungkinkan karena banyak barrier yang harus kita tempuh, karena selain World Cup, dan pemain-pemain juga kontraknya bersama klub itu selesai di April 2023. Jadi tidak mungkin kita lewat dari situ,” jelasnya.

Baca juga: Liga 1: Home & Away Bisa Diterapkan Bila Kick Off Liga 1 Digelar Awal Desember 2022

Bila kompetisi bergulir pada Desember, Ferry memaparkan jarak per pertandingan setiap klub tidak akan terlalu padat dan bisa berdampak baik kepada Timnas Indonesia.

“Tetap satu hari tiga (pertandingan), tiga, tiga, istirahat juga dimungkinkan empat hari-an. Kalau skenario ini bisa berjalan, tujuan kita untuk mengedepankan Timnas dalam sequence durasi libur-liburnya tim, itu bisa terpenuhi,” pungkasnya

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *