Masker Tidak Lagi Digunakan di Luar Ruangan, Ini Dampaknya Pada Kesehatan Kulit | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Pemerintah mengeluarkan kebijakan pelonggaran penggunaan masker, yaitu membolehkan tidak menggunakan masker.

Aturan ini berlaku jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak padat orang.

Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker.

Begitu juga dengan berisiko seperti lanjut usia dan memiliki komorbid.

Baca juga: Pemerintah Harus Hati-hati Buat Kebijakan Terkait Pelonggaran Pemakaian Masker

Baca juga: Kebijakan Pelonggaran Masker Bakal Berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Lantas apa dampak dari pelonggaran masker bagi kesehatan kulit wajah?

Dokter spesialis kulit sekaligus Konsultan medis klinik Dermalogia Dr. Arini Astasari Widodo, SpKK memberikan tanggapannya.

Pemakaian masker selama pandemi covid-19 sangat memiliki efek pada kesehatan kulit.

Hal ini disebabkan oleh rusaknya skin barrier akibat pemakaian masker yang berkepanjangan.

Ilustrasi orang-orang mengenakan masker
Ilustrasi orang-orang mengenakan masker (Freepik)

Sehingga menyebabkan adanya gangguan oklusi dari folikel dan terkait langsung dengan stress mekanis (tekanan, oklusi, dan gesekan). Serta mempengaruhi microbiome kulit (panas, pH, kelembaban).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.