Media Jerman Hapus Video Testimoni Warga Mariupol yang Sudutkan Ukraina | 31left

TRIBUNNEWS.COM, BERLIN – Media besar Jerman yang punya pengaruh kuat, Der Spiegel, menghapus video testimoni pengungsi dari komplek pabrik baja Azovstal yang mengecam Ukraina

Pengelola portal media besar itu menuliskan ada “ketidaksesuaian konten”, sebagai alasan menghapus video warga sipil yang keluar dari kubu militan neo-Nazi Azov itu.

Berita ini dipublikasikan portal Russia Today, Sabtu (7/5/2022). Wanita dalam video itu mengungkapkan keluarganya pada dasarnya dibohongi, disandera, dan jadi tameng hidup militan Ukraina.

Outlet Jerman lainnya, Junge Welt, melihat konten itu dihapus Kamis (5/5/2022) malam. Menurut JW, Der Spiegel menerbitkan video tiga menit itu pada Senin.

Ini menampilkan Natalia Usmanova, yang telah bekerja di Azovstal sebelum konflik dan berlindung di sana bersama suami dan anak-anaknya.

Dalam rekaman itu, Usmanova mengatakan kepada wartawan, gerilyawan Azov menahan mereka di bunker selama dua bulan.

Baca juga: Propaganda Ukraina dan Nasib Warga Sipil di Komplek Pabrik Baja Azovstal

Baca juga: Dibantu Rusia Lusinan Warga Sipil Loloskan Diri dari Azovstal yang Terkepung

Baca juga: Ini Sikap dan Pujian Presiden Ukraina Volodymir Zelensky ke Batalyon Neo Nazi Azov

Mereka  pun tidak mengizinkan keluarganya pergi menggunakan koridor kemanusiaan yang dibuka pasukan Rusia yang mengepung Azovstal.

“Mereka bersembunyi di balik fakta mereka seharusnya mengkhawatirkan keselamatan kita,” kata Usmanova, menurut terjemahan bahasa Jerman.

Ia menambahkan keluarganya berulang kali diteriaki “Kembali ke bunker!” “Ukraina telah mati untuk saya sebagai sebuah negara,” kata Usmanova di akhir kesaksiannya.

Video Diperoleh dari Kantor Berita Reuters

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.