Mendesak, Regulasi yang Dukung Penambahan dan Distribusi Tenaga Kesehatan | 31left

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Memajukan pelayanan kesehatan primer merupakan tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan (Yankes) karena yankes primer menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Karena itu, kapasitas dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan bukan lagi menjadi faktor pendukung, tetapi menjadi penentu kualitas pelayanan.

D. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K) mengatakan saat ini lulusan kedokteran memiliki kualifikasi beragam yang pada akhirnya mendilusi kualitas pelayanan kesehatan primer.

Baca juga: Eka Hospital Group dan Cedars Sinai Hospital Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bersama

Dia berpendapat dibutuhkan solusi jitu dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.

Belum lagi adanya permasalahan dilematis yang kerap dialami dokter, yaitu pertimbangan antara pengabdian dan orientasi pencapaian diri. Konflik batin semacam ini menjadi tidak terhindarkan.

“Dokter yang tekun dan mau melayani masyarakat sepenuhnya sebagai seorang provider sekaligus manajer di Puskesmas tidak lebih dari 10 persen. Ini tantangan kita untuk memajukan layanan primer,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang dikutip Sabtu (17/9/2022).

Dokter Hasto menjelaskan, dilema ini perlu menjadi perhatian pemerintah karena ada sebuah kegentingan dalam pemerataan pelayanan, dengan jumlah tenaga dokter yang tidak mencukupi.

Itu sebabnya, dibutuhkan kesadaran, empati, dan idealisme pelayanan sebagai sebuah sikap nasionalisme para dokter sejak awal.

Perihal pentingnya pemenuhan kuota dokter sebagai provider kesehatan, beberapa waktu lalu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang mengutip data Kemenkes 2022, menyebutkan perbandingan jumlah tenaga kesehatan termasuk spesialis dengan populasi di Indonesia adalah 0,68 per 1000 populasi.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.