Menginisiasi agar Keroncong Diakui UNESCO | 31left

Keroncong ialah salah satu jenis musik khas Indonesia yang menggunakan beberapa instrumen musik. Dalam upaya mengedukasi dan melestarikan musik keroncong ke masyarakat, para pegiat musik ini membentuk Yayasan Musik Keroncong Bersatu (MUSIKESATU) pada 22 April 2022. MUSIKESATU dibentuk untuk membina kepentingan dan memajukan kondisi musik keroncong Indonesia hingga ke mancanegara melalui kegiatan pemberdayaan berbasis komunitas.

MUSIKESATU menjadi sebuah wadah bagi para seniman dan pecinta musik keroncong dalam menciptakan sebuah bentuk organisasi yang gesit dan dinamis, sesuai dengan kondisi zaman untuk melestarikan masa depan musik keroncong agar bisa diterima di semua generasi.

Dalam acara Halal Bihalal Musisi Keroncong Indonesia bertajuk Keroncong Indonesia Bersatu Menuju Pengakuan Dunia, Minggu (5/6), Tuti Maryati selaku Ketua Yayasan MUSIKESATU mengatakan musik keroncong sebagai musik yang bisa beradaptasi dan berkembang.

“Musik keroncong itu bisa berkembang. Orang keroncong mau dikasih lagu apa aja jadi, itu hebatnya keroncong. Sekarang kita mempunyai tugas membawa musik keroncong ke UNESCO,” ujar diva musik keroncong ini, saat konferensi pers yang digelar di rumahnya di Cinere, Depok, Jawa Barat.

Namun, sejauh ini musik keroncong belum masuk ke dalam daftar Warisan Budaya Dunia. Sebab itu, MUSIKESATU menginisiasikan berbagai upaya agar UNESCO mengakui musik keroncong sebagai Warisan Budaya Dunia khas Indonesia dan masuk dalam daftar Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Di antaranya dengan upaya menggiatkan pentas seni dan eksistensi musik keroncong di seluruh wilayah Indonesia.

Kesadaran dan keterlibatan masyarakat pada musik keroncong pun dirasa masih belum seperti yang diharapkan. Sebagai promotor, MUSIKESATU memberikan ruang kreasi bagi musisi keroncong dan upaya edukasi bagi masyarakat. Tuti mengatakan meski musik keroncong bisa beradaptasi dengan jenis musik apapun,  keasliannya tetap harus selalu diedukasi agar generasi muda  bisa membedakan keroncong asli dan yang bukan.

Dalam upaya melestarikan musik keroncong, Anggota Dewan Pembina MUSIKESATU, H.M. Suprapto Santoso, mengungkapkan para pegiat musik ini bisa melakukan pertunjukkan streaming. “Minimal dua minggu sekali, kita main streaming sehingga seluruh Indonesia bisa nonton,” ujarnya, dalam kesempatan yang sama.

“Bagaimana supaya keroncong dicintai anak-anak muda, seperti dangdut yang disukai semua orang yaitu prinsip adalah prinsip, tidak boleh diubah, metodenya yang boleh berubah. Metodenya bisa diubah (misalnya) dengan cara live streaming dan mulai masukan lagu-lagu yang disukai anak-anak muda,” lanjutnya.

Dalam upaya mewujudkan misi MUSIKESATU untuk mempromosikan musik keroncong di dalam negeri maupun di mancanegara melalui advokasi, edukasi, kegiatan seni dan budaya, serta pemberdayaan komunitas.(M-4)


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.